Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 JULI 2024 • 06:10 WIB

Diga Bayu Ungkap Beratnya Jadi Pesulap, Gak Boleh Cuman Pintar Menghibur

Diga Bayu Ungkap Beratnya Jadi Pesulap, Gak Boleh Cuman Pintar MenghiburAndiga Bayu Purwo Nugroho, seorang pesulap berbakat, lahir di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

INDOZONE.ID - Andiga Bayu Purwo Nugroho, seorang pesulap berbakat, lahir di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Saat ini, pria yang akrab disapa Diga Bayu ini berdomisili di Malang.

Pria berusia 33 tahun ini telah menekuni dunia sulap sejak tahun 2009, tepat sebelum ia lulus SMA. Perjalanan Diga Bayu dalam dunia sulap dimulai dengan sebuah momen yang tak terlupakan.

"Awalnya, seorang teman menampilkan sulap di depan saya di perpustakaan. Saya sangat terpukau, merasakan perasaan yang sangat jarang saya alami sebelumnya," kenangnya.

Baca Juga: Viral, Kisah Pensiunan Guru TK Diminta Kembalikan Gaji Rp 75 Juta!

Pengalaman itu membuatnya tertarik untuk belajar sulap secara mandiri melalui internet dan YouTube, mengingat keterbatasan akses ke toko sulap di Kalimantan pada masa itu.

Keputusannya untuk melanjutkan studi di Malang membuka peluang lebih besar bagi Andiga untuk mendalami sulap.

Diga Bayu Ungkap Beratnya Jadi Pesulap, Gak Boleh Cuman Pintar MenghiburAndiga Bayu Purwo Nugroho, seorang pesulap berbakat, lahir di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

"Ketika lulus SMA dan memutuskan kuliah di Malang, saya mulai lebih serius belajar sulap hingga sekarang," ujarnya.

Motivasi Diga Bayu untuk bermain sulap awalnya sederhana. Ia ingin berbagi perasaan menyenangkan yang ia rasakan saat pertama kali menyaksikan sulap kepada banyak orang.

Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi Sudah Diumumkan, Cek Langkah Berikutnya di Sini Biar Kamu Diterima di Polteknaker

Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa sulap memiliki makna yang lebih dalam.

"Sulap sudah melampaui sekadar hiburan. Saya belajar bagaimana terhubung dengan orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, bernegosiasi, berpikir kritis, dan menyelesaikan masalah," tuturnya.

Meskipun Diga Bayu tidak pernah secara resmi mengklaim dirinya mengikuti aliran tertentu dalam dunia sulap, ia mengakui bahwa ia paling menikmati dan sering menampilkan close-up magic.

"Saya suka semua aliran sulap dan belajar banyak dari semuanya, tetapi jika harus memilih, saya paling menikmati close-up magic," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Diga Bayu Ungkap Beratnya Jadi Pesulap, Gak Boleh Cuman Pintar Menghibur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!