Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 09 MEI 2020 • 13:52 WIB

6 Amalan Ibadah Sunnah di Malam Lailatul Qadar untuk Raih Kemuliaan

6 Amalan Ibadah Sunnah di Malam Lailatul Qadar untuk Raih KemuliaanIlustrasi melaksanakan salat malam Lailatul Qadar (independent.co.uk)

Ada beberapa amalan ibadah sunnah di malam Lailatul Qadar yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada malam-malam tersebut.

Lailatul Qadar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Alquran digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar juga ditandai sebagai momentum diturunkannya Alquran pertama kali, sebagaimana tertuang pada Surat Al-Qadr (surah ke-97 dalam Alquran).

Banyak pendapat mengatakan bahwa waktu terjadinya malam Lailatul Qadar yakni pada 10 malam terakhir bulan Ramadan.

Hal itu berdasarkan hadits dari Aisyah yang mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beri'tikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Lalu, Rasulullah bersabda, "Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari 4/225 dan Muslim 1169).

Amalan Ibadah Sunnah di Malam Lailatul Qadar

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Lailatul Qadar kemungkinan akan ditunjukkan oleh Allah pada malam-malam ganjil di bulan Ramadan.

Akan tetapi, mengingat umat Islam memulai awal puasa pada hari atau tanggal yang berbeda, maka umat Islam yang menghendaki untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar dapat mencarinya di setiap malam.

Kendati disebut sebagai malam yang lebih baik dari 1.000 bulan, nyatanya tidak semua orang dapat malam penuh berkah Lailatul Qadar.

Sebagai upaya dalam meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar, berikut ini beberapa amalan ibadah sunnah yang dapat dilaksanakan:

1. I'tikaf (Iktikaf) di Masjid

Ilustrasi i'tikaf di masjid saat bulan Ramadan (Unsplash/@aldyrkhanov)

Dalam konteks ibadah dalam Islam, iktikaf dapat diartikan dengan kegiatan berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan mencari keridhan Allah SWT.

Selain itu, i'tikaf menjadi sarana muhasabah (introspeksi diri) atas segala perbuatan yang selama ini dilakukan, disengaja maupun tidak.

Pelaksanaan iktikaf sebenarnya bersifat sunnah. Namun, waktu paling utama (afdhal) melaksanakan iktikaf adalah ketika bulan Ramadan.

Sebagaimana diriwayatkan dalam Hadis Baihaqi, Rasulullah bersabda, "Barang siapa itikaf 10 hari di dalam bulan Ramadan, maka (dapat pahala) seperti orang yang dua kali haji dan dua kali umrah."

Maka dari itu di bulan Ramadan, sangat dianjurkan umat Muslim untuk memperbanyak iktikaf di masjid. Karena ini menjadi salah satu amalan sunnah saat Ramadan.

Sebutan bagi orang yang sedang beriktikaf yaitu mutakif. Untuk lama waktu iktikaf itu sebaiknya dilakukan selama sebulan penuh atau minimal 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Terlebih, pada hari-hari itu pula malam Lailatul Qadar (malam yang keistimewaannya lebih baik dari 1.000 bulan) turun.

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan." (Q.S AL-Qadr: 3-4)
Pada malam Lailatul Qadar inilah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak beribah, termasuk meningkatkan doa karena termasuk waktu mustajab berdoa dan memohon ampunan.

2. Salat Malam

Ilustrasi melaksanakan salat malam Lailatul Qadar (independent.co.uk)

Semua umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak salat malam di malam Lailatul Qadar sebagai amalan sunnah pelebur dosa.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah hadits:

"Barangsiapa melaksanakan salat pada (malam) Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901)

3. Salat Isya dan Subuh Berjamaah

Ilustrasi pelaksanaan salat berjamaah (ANTARA FOTO/Rahmad)

Beberapa ulama mengatakan, ada cara yang dapat dilakukan setiap umat Muslim untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar yakni dengan ibadah salat Isya dan Subuh berjamaah.

Melansir Rumaysho.com, sebagaimana dinukil oleh Imam Asy-Syafi'i dalam Al-Umm dari sekelompok ulama Madinah, disebutkan:

"Menghidupkan Lailatul Qadar bisa dengan melaksanakan salat Isya berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan salat Shubuh berjamaah."

Dikatakan pula oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha', di mana Ibnul Musayyib mengatakan:

"Siapa yang menghadiri salat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar itu."

4. Tadarus Alquran

Alquran (Unsplash/@masjidmpd)

Amalan khusus pada malam Lailatul Qadar untuk menambah keimanan kepada Allah SWT yakni membaca Alquran atau tadarus. 

"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)." (QS. Al-Baqarah ayat 185)

Keutamaan membaca Alquran juga disampaikan Rasulullah SAW melalui sabdanya:

"Puasa dan Alquran itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti."

Tadarus Alquran pun menjadi amalan yang sangat baik jika seseorang mampu mengkhatamkan Alquran di bulan Ramadan. Selain berpahala, ini menjadi nilai tambah untuk diri sendiri.

5. Perbanyak Doa di Sepertiga Malam

Ilustrasi berdoa di sepertiga malam Lailatul Qadar (muslimvillage.com)

Pada malam Lailatul Qadar, semua umat Islam dianjurkan untuk banyak beribadah, termasuk meningkatkan doa di sepertiga malam karena termasuk waktu mustajab berdoa dan memohon ampunan.

Sebagaimana dikisahkan oleh Aisyah Radhiallahu 'anha, "Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar?"

Kemudian, Rasulullah SAW bersabda: "Berdoalah,  Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku." (H.R Tirmidzi, Ibnu Majah)

6. Dzikir Menyebut Asma-Nya dan Bershalawat

Ilustrasi seorang Muslim memegang tasbih (Unsplash/@mhrezaa)

Salah satu amalan menjemput kemuliaan Lailatul Qadar dapat dimulai dengan memaksimalkan dzikir menyebut dan memuji asma-Nya.

Lalu, diikuti dengan istighfar, melafalkan takbir, dan melantunkan Asmaul Husna sebanyak mungkin.

Selain dzikir dan istighfar, Allah SWT juga sangat senang dengan orang-orang yang rutin bershalawat Nabi

Dengan begitu, mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kemuliaan kepada mereka yang giat mengamalkannya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

6 Amalan Ibadah Sunnah di Malam Lailatul Qadar untuk Raih Kemuliaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!