Sila ke-2 Pancasila yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab merupakan asas atau dasar perwujudan nilai kemanusiaan bangsa Indonesia.
Pengamalan sila ke-2 Pancasila sudah seharusnya diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai kemanusiaan yang terdapat pada Pancasila sila ke-2, telah dirumuskan menjadi 10 butir-butir pengamalan.
Adapun butir pengamalan sila ke-2 Pancasila menurut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yaitu sebagai berikut:
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, dan sebagainya.
Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
Berani membela kebenaran dan keadilan.
Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.
Contoh Perilaku yang Sesuai dengan Sila Ke-2
Ada beberapa contoh sikap yang sesuai dengan sila ke-2 Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.