Emak-emak nekat sengaja diterjang ombak. (TikTok/@kukentangggg)
Biasanya seseorang akan berlari sekencang mungkin, ketika berada di bibir pantai dan melihat ombak bergerak mendekati.
Namun, lain halnya dengan emak-emak yang satu ini. Dia memang awalnya berlari, namun pada satu titik dia sengaja berdiri menunggu terjangan ombak itu.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @kukentangggg, tampak seorang ibu-ibu yang mengenakan jilbab warna pink, asyik merekam dirinya yang berdiri di bibir pantai.
Rupanya, ibu-ibu yang mengenakan pelampung ini sengaja berlari dan berdiri di sebuah tempat untuk merasakan dan mendapatkan rekaman dirinya yang diterjang ombak besar.
Baca juga: Keren! Emak-emak Ini Taklukkan Tantangan Ujian Praktek SIM, Tak Tergoda Turunkan Kaki
Tak sendiri, aksi nekat wanita itu juga dilakukan bersama dua orang lainnya. Bukan ketakutan, emak-emak ini malah teriak kegirangan saat ombak itu menggulung dirinya.
"Saya berlari mengejar waktu, supaya saya dapat yang besar. Oke guys, hu...," kata emak-emak itu seperti dilihat INDOZONE.
Dalam rekaman videonya, ia tampak terbawa arus ombak yang airnya berwarna pekat itu. Bahkan dia tampak tersangkut di dekat tumpukan kayu.
Anehnya, meski kondisi sudah genting, emak-emak itu lebih mementingkan keselamatan kamera di tangannya yang dipasangkan tongsis. Dia menyuruh rekan prianya untuk mengambil kamera itu dari tangannya.
"Ambil ambil ambil. Ambil kamera, ambil kamera," katanya.
@kukentangggg Bukan mak saya #fyp
? suara asli - Vines_sss - Vines_sss
Aksi nekat emak-emak yang tak diketahui terjadi dimana inipun sontak mencuri perhatian. Banyak netizen yang tak habis pikir dengan aksinya, terlebih ketika mengutamakan keselamatan kamera.
"Sempat-sempatnya nyuruh ambil kamera padahal lagi kejepit batang pohon," kata seorang pengguna.
"Lebih mahal kamera daripada nyawa," ujar pengguna lain.
"Yang gue heran, bahaya kok malah seneng to mbak mbak," tambah pengguna lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: