Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 JANUARI 2020 • 11:36 WIB

8 Mitos Kemandulan yang Masih Dipercaya

8 Mitos Kemandulan yang Masih DipercayaIlustrasi/Unsplash/@kellysikkema

Kemandulan atau infertilitas merupakan masalah sensitif yang umum ditemui, terutama bagi pasangan suami-istri.

Sampai sekarang pun, masih banyak orang yang menganggap kemandulan hanya disebabkan oleh wanita.

Faktanya, baik wanita maupun pria yang sudah menikah sama-sama memiliki kemungkinan mengalami masalah kesuburan.

Terlebih, saat ini beredar mitos-mitos terkait kemandulan di tengah masyarakat. Kebanyakan pendapat itu tidak semuanya benar.

Meskipun sudah tau salah, sangat disayangkan karena mitos tersebut masih dipercaya oleh banyak kalangan.

Baca juga: 7 Kebiasaan Penyebab Mandul Pada Pria dan Wanita

Mitos Kemandulan yang Masih Dipercaya

Dirangkum Indozone dari berbagai sumber, berikut ini beberapa mitos kemandulan yang salah tapi masih dipercaya:

1. Usia Pengaruhi Kesuburan Wanita

Konon katanya, wanita yang menikah di atas usia 35 tahun akan kesulitan memiliki anak karena kualitas sel telur yang dihasilkan akan menurun.

Namun, ternyata itu hanyalah mitos kemandulan yang salah. Usia tidaklah memengaruhi kesuburan pada wanita.

Menurut Dr. Mary Jane Minkin dari Universitas Yale, wanita paling subur di usia 20-an, kurang dari 30 tahun, dan kurang dari 35 tahun.

"Seiring bertambahnya usia, perempuan akan kehilangan kekuatan reproduksi lebih banyak. Namun, itu semua tergantung pada orangnya," kata Minkin.

2. Kemandulan adalah Masalah Wanita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

8 Mitos Kemandulan yang Masih Dipercaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!