Ilustrasi ibu hamil. (Pexels/Negative Space)
Berjemur di bawah sinar matahari pagi disebut bisa menangkal virus corona atau Covid-19 yang saat ini mewabah hampir di seluruh dunia.
Terpapar sinar matahari memang memberikan manfaat bagi kesehatan. Namun, jika berlebih akan membahayakan kulit, terutama untuk ibu hamil.
Hal ini karena, saat hamil tubuh akan mengalami banyak perubahan. Tubuh ibu hamil akan menjadi super sensitif terhadap rangsangan dari luar.
Oleh karenanya, ibu hamil perlu memperhatikan aturan saat berjemur agar tidak membahayakan dan mengurangi risiko komplikasi pada kehamilan. Simak di bawah ini ya.
Tips pertama yang harus dilakukan ibu hamil saat berjemur yakni menggunakan pakaian yang longgar. Pakaian longgar dengan warna yang terang akan melindungi kulit ibu hamil dari sinar matahari.
Ibu hamil yang hendak berjemur sinar matahari sebaiknya mengoleskan tabir surya atau sunscreen yang aman untuk ibu hamil. Hal ini guna melindungi kulit ibu hamil terbakar dan mencegah kanker kulit.
Saat berjemur, ibu hamil mungkin akan lebih merasakan dehidrasi. Untuk itu cukupi kebutuhan cairan untuk mencegah dehidrasi.
Tips selanjutnya yang harus dilakukan oleh ibu hamil saat berjemur yakni dengan membatasi waktu berjemur. Ibu hamil tidak disarankan untuk berjemur terlalu lama, cukup 5-10 menit sebanyak 2-3 kali seminggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: