Hadirnya virus baru bernama virus Marburg. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Telah ditemukan virus Marburg di Guinea, Afrika Barat yang telah menewaskan seseorang. Virus ini sendiri ditemukan setelah dua bulan wabah Ebola berakhir. Virus ini sendiri menular dan memiliki gejala yang mirip ebola.
Gejala yang mirip ini sendiri terjadi karena kedua virus tersebut memang berasal dari keluarga yang sama yakni keluarga Filoviride (filovirus).
Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, atau permukaan yang terkontaminasi oleh cairan tersebut. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masa inkubasi virus ini berlangsung selama 2 hingga 21 hari.
Berikut ini gejala awal yang mungkin dirasakan saat terinfeksi virus tersebut:
Gejala mulai hari ketiga:
Gejala diare dapat bertahan selama seminggu. Badan pasien juga akan terasa sangat lemas hingga mata cekung.
Gejala sekitar hari kelima:
Gejala hari kelima hingga hari ketujuh:
Gejala hari ke-15 hingga fase akhir:
WHO menyebutkan tingkat kematian akibat virus ini sebesar 88 persen. Namun bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Virus ini sendiri pertama kali diidentifikasi pada tahun 1967 yang di mana terjadi di Marburg dan Frankfurt di Jerman, dan di Belgrade, Serbia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: