Kolase foto Kiki Fatmala dan ilustrasi kanker paru (Instagram/qq_fatmala/Freepik/rawpixel.com)
Lama tak terdengar kabarnya, bintang film, Kiki Fatmala mengumumkan kabar bahagia terkait kesembuhan dirinya dari kanker paru.
Seperti diketahui wanita 52 tahun itu sempat divonis kanker paru-paru stadium 4 sejak 21 November 2021.
Selama berjuang melawan penyakitnya, Kiki Fatmala memilih vakum dari dunia hiburan. Ia fokus menjalani serangkaian perawatan dan pengobatan selama lima bulan terakhir, salah satunya kemoterapi.
Dalam postingan terbaru di akun Instagramnya, Kiki membagikan foto saat dirinya tengah menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit.
Ia menuliskan keterangan tentang perjuangan yang dihadapi selama didiagnosis kanker stadium akhir. Sejak menderita penyakit, kehidupannya langsung berubah.
"19 November 2021 hari di mana semuanya berubah. Aku didiagnosis kanker paru-paru stadium IV. Aku menyadari bahwa semuanya tak akan sama lagi dan hidup terbagi jadi dua bagian: Sebelum dan sesudah ini," tulisnya dalam Bahasa Inggris.
Baca juga: 5 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Perempuan Selain Kanker Serviks, Jangan Disepelekan!
Kini perjuangan bintang ‘Si Manis Jembatan Ancol’ itupun membuahkan hasil, ia dinyatakan sembuh dari penyakit ganas yang menggerogoti tenaga dan pikirannya.
Mengutip dari Healthline, kanker paru termasuk jenis kanker yang paling ganas. Penyakit ini menjadi salah satu penyumbang kasus kematian terbanyak akibat kanker di seluruh dunia.
Pada kasus yang dialami Kiki Fatmala, kanker paru sudah mencapai stadium paling akhir atau stadium 4. Di mana sel kanker sudah menyebar (bermetatasis) ke kedua paru-paru, area di sekitar paru-paru atau organ yang jauh.
Ketika sudah berkembang sampai tahap ini, kanker biasanya akan menimbulkan sejumlah gejala yang bisa dirasakan pengidap.
Mengutip dari Mayo Clinic, kebiasaan merokok menjadi pemicu utama kanker paru. Bahkan, sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita disebabkan oleh asap rokok.
Penyebab lainnya yaitu paparan asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang di lingkungan kerja, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok.
Sementara itu, paparan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru, masih belum ditemukan secara pasti.
Kemudian, sejumlah pasien kanker paru-paru juga memiliki riwayat adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga.
Terkadang, kanker paru (terutama adenokarsinoma) terjadi pada orang yang paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru lainnya, seperti tuberkulosis dan fibrosis.
Pada kanker paru stadium 4, sel-sel di bagian paru-paru tumbuh dan bereproduksi secara tidak terkendali. Menurut American Cancer Society, sekitar 13 persen kanker paru-paru adalah kanker paru-paru sel kecil, yang lebih agresif dan bisa menyebar dengan cepat.
National Cancer Institute juga mengungkapkan 57 persen kanker paru-paru dan bronkus didiagnosis pada stadium 4. Sebab pada tahap itulah gejala baru bisa dirasakan secara signifikan.
Adapun gejala kanker paru stadium 4 yang umumnya muncul, antara lain:
Selain itu, bila kanker paru-paru stadium 4 sudah menyebar ke paru-paru lain atau ke bagian tubuh lainnya, maka penderita akan merasakan gejala sekunder.
Misalnya, bila kanker menyebar ke hati, pengidap mungkin bisa mengalami penyakit kuning yang membuat mata, kulit, dan kuku menguning.
Mengutip dari Medical News Today, kanker paru-paru stadium akhir sebenarnya sangat sulit diobati. Meski begitu, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala dan memperpanjang hidup pengidap.
Pilihan pengobatan untuk kanker paru stadium akhir 4a atau 4b bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti seberapa jauh kanker sudah menyebar, apakah ada mutasi gen yang terjadi, dan kesehatan pengidap secara umum.
Sebelum pengobatan dimulai, tumor mungkin akan diuji terlebih dahulu untuk mendeteksi mutasi genetik, seperti pada gen reseptor faktor pertumbuhan epidermal (EGFR). Bila gen bermutasi dalam sel kanker, penderita mungkin akan menerima obat terapi yang ditargetkan.
Adapun beberapa penanganan dan pengobatan untuk penderita kanker paru stadium 4 di antaranya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: