INDOZONE.ID - Peran ayah dalam keluarga ternyata sangat penting bagi tumbuh kembang anak.
Seorang anak yang kekurangan peran ayah semasa kecilnya, ternyata akan berdampak pada kepribadiannya.
Faktanya, Indonesia menjadi negara tingkat ketiga yang paling banyak mengalami fatherless.
Untuk itu, apa itu fatherless? Bagaimana dampaknya bagi tumbuh kembang anak?
Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Fatherless merupakan keadaan atau kondisi keluarga yang tidak dilengkapi dengan peran ayah, baik secara fisik maupun psikologis.
Kehilangan peran ayah dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti kehilangan karena meninggal, karena kerja merantau, ataupun pergi tanpa adanya pertanggungjawaban dari sang ayah.
Fatherless atau krisis peran ayah tersebut besar di Indonesia diduga disebabkan oleh budaya patrialineal, yang masyarakatnya mempercayai bahwa seorang ayah secara tradisional adalah pencari nafkah.
Oleh karenanya, banyak ayah yang kehilangan momen semasa tumbuh kembang anak karena fokus bekerja.
Dampak dari adanya fatherless adalah bermasalahnya mental anak.
Salah satu unggahan video TikTok dengan akun @masnuu044 merespon sebuah video yang menayangkan anak kecil bernama Abraham (Abe) yang juga cukup viral di TikTok.
Dalam ungkapannya, video tersebut membuktikan bahwasanya peran ayah sangat berpengaruh pada kepercayaan diri seorang anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/masnuu044