INDOZONE.ID - Pernahkah kalian mendengar raw milk dan pasteurized milk? Kedua jenis susu ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Raw milk atau susu mentah adalah susu yang belum melalui proses pasteurisasi. Dengan kata lain, susu yang dikirim langsung dari ambing sapi ke konsumen.
Sebaliknya, pasteurized milk atau susu pasteurisasi melibatkan pemanasan terhadap susu hingga suhu tertentu yang mencegah bakteri berkembang biak.
Dilansir dari health.com, proses pasteurisasi dimaksudkan untuk membuat susu aman dikonsumsi manusia dengan mengurangi jumlah bakteri yang mungkin berbahaya, serta meningkatkan umur simpan susu dengan mengurangi jumlah bakteri pembusuk.
"Pasteurisasi susu secara rutin dimulai di Amerika Serikat pada tahun 1920-an dan meluas pada tahun 1950 sebagai cara untuk mengurangi kontaminasi dan mengurangi penyakit manusia," ujar Karolin Saweres, RDN, LD, ahli gizi dan pelatih Kesehatan.
Baca Juga: Meski Rendah Lemak, Skim Milk Belum Tentu Lebih Sehat
Alasan terbesar konsumen tertarik pada susu mentah, karena klaim bahwa susu tersebut merupakan pilihan yang sehat dan bergizi dibandingkan susu pasteurisasi. Namun para ahli sepakat bahwa hal ini berlebihan.
Memang benar bahwa proses pasteurisasi dapat menurunkan persentase vitamin tertentu yang ditemukan dalam susu, namun hal ini mungkin tidak sedrastis kedengarannya.
Panas yang digunakan untuk pasteurisasi susu memang dapat menghasilkan susu yang memiliki lebih sedikit vitamin B12, vitamin E, vitamin C, folat, dan vitamin B2 (riboflavin), namun efek pasteurisasi secara keseluruhan terhadap nilai gizi susu sangat kecil.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Seputar Alergi Susu Sapi pada Bayi dan Anak Kecil
Selain membunuh bakteri, proses pasteurisasi juga membunuh sebagian besar virus yang ada dalam susu sapi.
Produk susu mentah 840 kali lebih mungkin menyebabkan penyakit dibandingkan produk susu pasteurisasi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Tidak peduli seberapa bersih suatu peternakan, ada banyak kemungkinan susu sapi dapat menjadi sarang bakteri berbahaya, termasuk kuman dari kotoran sapi yang bersentuhan dengan susu, sapi perah yang terkena infeksi mastitis, dan sapi yang terkena penyakit (seperti tuberkulosis sapi).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Health.com