INDOZONE.ID - Saat mengonsumsi obat, banyak orang hanya fokus pada dosis dan waktu yang tepat. Namun, makanan yang dikonsumsi juga berperan besar dalam efektivitas obat.
Beberapa jenis makanan, dapat menghambat penyerapan obat. Bahkan dalam beberapa kasus, menyebabkan efek toksik saat dikombinasikan dengan obat tertentu.
Dikutip dari Medical Daily, seorang dokter asal Inggris, Dr. Xand van Tulleken, yang dikenal melalui berbagai program kesehatan di televisi, memperingatkan bahaya interaksi makanan dan obat.
Terlebih, pada satu jenis buah yang sebaiknya dihindari saat rutin minum obat.
Baca Juga: 5 Jenis Obat Anti-Hipertensi dan Cara Kerjanya
Ilustrasi 'grapefruit' yang bahaya jika dikonsumsi berbarengan dengan obat.
Dalam program BBC’s Morning Live, Tulleken menyebut, grapefruit (jeruk bali merah) dapat menghambat penyerapan banyak jenis obat. Baik dalam bentuk buah segar, jus, maupun selai. Grapefruit sebaiknya dihindari jika kamu sedang rutin mengonsumsi obat.
Orang yang mengonsumsi obat-obatan berikut, harus benar-benar waspada terhadap grapefruit:
"Jika kamu mengonsumsi grapefruit dan sedang menjalani pengobatan rutin, kamu harus lebih waspada karena buah ini bisa berbahaya," ujar Dr. Tulleken.
Grapefruit secara alami menghasilkan senyawa kimia untuk melindungi diri dari hewan liar. Namun, senyawa ini juga dapat mempengaruhi cara enzim tubuh memproses obat.
Tulleken menjelaskan, tubuh kita secara alami memecah obat setelah bekerja, agar bisa dikeluarkan dengan aman. Namun, grapefruit dapat menghambat proses pemecahan ini, sehingga:
Bahkan, setengah gelas jus grapefruit saja sudah cukup untuk mengganggu metabolisme obat selama beberapa hari.
Oleh karena itu, Tulleken menyarankan agar siapa pun yang rutin minum obat, berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum mengonsumsi grapefruit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily