Ilustrasi penderita diabetes. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Diabetes menjadi salah satu penyakit yang seringkali diderita oleh masyarakat Indonesia. Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi faktor utama pemicu penyakit ini.
Tanpa disadari, beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari ternyata dapat menjadi pemicu diabetes. Lantas apa saja makanan tersebut? Simak penjelasan berikut ini.
Berikut ini lima jenis makanan sehari-hari yang dapat menjadi penyebab munculnya penyakit diabetes.
Baca Juga: Jarang Diketahui, Ini Tips Menggunakan Pelumas yang Aman untuk Kesehatan Sperma
Jadi, kamu perlu hati-hati dalam mengonsumsi makanan tersebut, agar tidak mengidap diabetes akut.
Makanan penyebab diabetes (unsplash/@pillepriske)
Umumnya sayuran seringkali menjadi makanan sehat yang diincar oleh masyarakat. Namun, perlu diingat terdapat beberapa sayuran yang mengandung lebih banyak kabohidrat daripada yang lain, lho.
Sayuran ini biasa disebut dengan 'sayuran bertepung'. Apa sih itu? Mengutip dari WebMD, sayuran bertepung mengandung lebih banyak pati daripada sayuran non-tepung.
Pati salah satu jenis karbohidrat yang dipecah tubuh menjadi glukosa. Sebab itu, sayuran bertepung mengandung lebih banyak kabohidrat dan kalori, dibandingkan sayuran non-tepung.
Lantas apa saja sih sayuran bertepung? Sayuran bertepung meliputi kentang, jagung, kacang hijau, dan semua jenis labu (labu kuning, labu butternut, dan labu acorn).
Mengutip dari Very Well Health, daging merah dan olahan mengandung banyak nitrit dan nitrat.
Zat-zat tersebut terbukti bisa meningkatkan resistensi insulin, kadar glukosa darah tidak normal, hingga peningkatan stres oksdatif.
Semua zat-zat itu dapat meningkatkan kamu terkena risiko diabetes tipe 2.
Buah asli memiliki nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, namun manfaat tersebut dapat berubah jika buah tersebut sudah diolah dan diubah dari bentuk aslinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Very Well Health, Diabetasol.com