Ilustrasi lansia penderita alzheimer.
INDOZONE.ID - Penyakit Alzheimer merupakan kondisi demensia yang paling umum, dan hingga kini belum ditemukan obatnya. Para ilmuwan terus mencari cara untuk mencegah dan mengurangi dampaknya.
Dikutip dari Medical News Today, suatu tinjauan terbaru yang dilakukan peneliti di Brasil menyoroti potensi kefir—minuman fermentasi yang kaya akan probiotik—dalam membantu memperbaiki kondisi penderita Alzheimer.
Seiring dengan semakin banyaknya penelitian tentang Alzheimer, semakin banyak pula bukti yang menunjukkan, kesehatan usus memiliki peran penting dalam kesehatan otak.
Para peneliti di Brasil mengkaji beberapa penelitian, untuk mengetahui apakah kefir dapat menjadi suplemen yang bermanfaat bagi penderita Alzheimer.
Kefir menarik perhatian para ilmuwan, lantaran komposisi mikroba uniknya yang mengandung bakteri dan ragi, dalam hubungan simbiosis.
Dalam tinjauan tersebut, para peneliti mengumpulkan tujuh penelitian terkait kefir dan penyakit neurodegeneratif. Satu penelitian dilakukan pada manusia, empat penelitian pada hewan pengerat, dan dua penelitian pada lalat buah.
Meskipun jumlah penelitian yang dikaji masih terbatas, hasilnya cukup menjanjikan, terutama dalam meningkatkan fungsi kognitif.
Baca Juga: Mengenal Alzheimer, dari Gejala hingga Pencegahannya
Diperkirakan sekitar tujuh juta orang di Amerika Serikat menderita Alzheimer. Jumlah ini diperkirakan hampir dua kali lipat dalam 25 tahun ke depan.
Mengingat adanya dampak fisik, emosional, dan finansial yang ditimbulkan oleh penyakit ini, para ilmuwan terus mencari cara untuk menguranginya.
Beberapa penelitian sebelumnya telah meneliti, apakah probiotik dapat bermanfaat bagi penderita Alzheimer. Dalam tinjauan ini, para ilmuwan ingin mengetahui apakah kefir, sebagai salah satu sumber probiotik, dapat memberikan manfaat serupa.
Probiotik dikenal penting bagi kesehatan usus, karena dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam mikrobioma. Hal itu berdampak positif pada sistem kekebalan tubuh, jantung, dan organ lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today