Ilustrasi Vagina Terasa Gatal. (Freepik)
INDOZONE.ID - Rasa gatal di area kewanitaan memang membuat tidak nyaman. Banyak orang langsung mengira penyebabnya infeksi jamur, padahal vagina gatal bisa dipicu banyak hal.
Maka dari itu, cara mengatasinya juga tidak bisa asal dan penyebab harus diketahui terlebih dahulu agar penanganannya tepat.
Baca juga: Penelitian Ungkap Perempuan Lebih Rentan Demensia, Ini Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai
Ini jadi penyebab paling umum vagina terasa gatal, biasanya dipicu jamur Candida albicans yang tumbuh berlebihan di area vagina.
Selain gatal, infeksi jamur juga sering membuat area kewanitaan terasa panas, perih, dan muncul keputihan lebih banyak. Dalam beberapa kasus, keputihan juga bisa menggumpal seperti susu.
Kondisi ini lebih mudah muncul saat daya tahan tubuh menurun, habis minum antibiotik, atau saat hamil.
Beberapa produk kewanitaan yang mengandung parfum juga bisa membuat area sensitif jadi iritasi dan terasa gatal. Bahkan, bahan celana dalam tertentu juga bisa memicu reaksi pada sebagian orang.
Baca juga: Daftar Pantangan Makanan bagi Penderita Penyakit Jantung, Apa Saja?
Vagina gatal juga bisa jadi tanda penyakit menular seksual atau PMS.
Biasanya kondisi ini disertai gejala lain seperti:
Beberapa PMS yang bisa menyebabkan gatal antara lain:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eka Hospital