INDOZONE.ID – Belakangan ini banyak pasangan yang hubungannya retak karena komunikasi justru muncul dari hal-hal yang tampak sepele. Komunikasi tidak sehat dalam hubungan tidak selalu berupa pertengkaran besar.
Terkadang, kebiasaan komunikasi yang bisa merusak hubungan terjadi dalam bentuk yang tak disadari. Jika terus dibiarkan, kebiasaan ini bisa memberikan dampak komunikasi buruk pada hubungan, membuat kita merasa diabaikan, disalahpahami, atau bahkan tidak dihargai.
Agar kamu lebih waspada, berikut lima kebiasaan komunikasi yang bisa merusak hubungan, lengkap dengan cara mengatasinya tanpa memperburuk keadaan.
Baca juga: 8 Kebiasaan yang Bisa Merusak Reputasi Pria, Wajib Dihindari!
5 Penyebab Rusaknya Hubungan Karena Komunikasi
1. Mereka Tidak Mendengarkan, Hanya Bereaksi
Pernah merasa lawan bicara langsung memotong atau menanggapi tanpa mendengarkan secara utuh? Ini termasuk salah satu contoh komunikasi tidak sehat dalam hubungan. Mereka hanya fokus untuk bereaksi, bukan memahami isi pembicaraan. Akibatnya, kamu merasa pendapatmu tidak dianggap.
Cobalah hadapi dengan tenang. Katakan, “Gimana kalau kita saling mendengarkan dulu sebelum memberi tanggapan? Biar komunikasi kita lebih sehat.”
2. Obrolan Selalu Berujung Tentang Mereka
Salah satu kebiasaan komunikasi yang bisa merusak hubungan adalah ketika lawan bicara selalu mengalihkan topik dan membahas dirinya sendiri. Kamu yang awalnya ingin berbagi cerita malah merasa tersingkirkan karena obrolan selalu berakhir tentang mereka.
Jika ini terus berulang, kamu bisa berkata dengan sopan, “Aku juga ingin berbagi cerita. Boleh kita bahas itu dulu sebentar, ya?”
Baca juga: 5 Tanda Terlalu Mendominasi dalam Hubungan, Waspada!
3. Perdebatan Disertai Serangan Pribadi
Kebiasaan komunikasi yang satu ini cukup berbahaya. Saat ada perbedaan pendapat, mereka malah menyerang pribadimu, mulai dari nada bicara hingga karakter.
Padahal, masalahnya bisa dibahas tanpa perlu menyerang secara personal. Ini termasuk bentuk komunikasi tidak sehat dalam hubungan yang kerap memicu jarak emosional.
Untuk meredakannya, katakan dengan tenang, “Aku nggak bermaksud menyerang, aku cuma punya pandangan yang berbeda.” Bila terus berulang, jangan ragu menetapkan batasan komunikasi yang tegas.
4. Kamu Dibuat Merasa Bersalah atas Perasaan Mereka
Dampak komunikasi buruk pada hubungan juga bisa muncul dari kebiasaan menyalahkan orang lain atas perasaannya sendiri. Ucapan seperti “Kamu nggak pernah ngerti aku,” atau “Kamu selalu bikin aku sedih,” bisa membuatmu enggan menyampaikan kejujuran karena rasa bersalah yang dipaksakan.
Hadapi dengan tegas namun tetap lembut, misalnya dengan berkata, “Aku paham kamu lagi kesal, dan aku peduli. Tapi aku juga perlu bisa menyampaikan pendapatku tanpa merasa bersalah.”
5. Selalu Menghindari Topik Serius
Hindari kebiasaan komunikasi ini jika ingin hubungan tetap sehat. Menghindari topik serius memang terlihat seperti cara menjaga ketenangan, tapi kenyataannya, masalah yang diabaikan justru akan semakin membesar.
Kamu bisa membuka obrolan dengan perlahan, misalnya, “Aku tahu ini bukan topik yang mudah, tapi kalau terus kita hindari, masalahnya nggak akan selesai. Yuk, kita bahas pelan-pelan, ya?”
Kunci utama dari hubungan yang sehat bukan hanya soal banyaknya obrolan, tapi juga kualitas komunikasi. Mengenali dan menghindari kebiasaan komunikasi yang bisa merusak hubungan sangat penting agar hubungan tetap harmonis dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.com