Selasa, 22 JULI 2025 • 09:00 WIB

Jamur Pemakan Plastik, Harapan Baru di Tengah Lautan Sampah

Author

Pestalotiopsis microspora (sumber: wikipedia)

INDOZONE.ID - Bayangin, ada makhluk hidup yang bisa makan plastik seperti kita makan mie instan. Bukan alat buatan manusia, bukan juga teknologi canggih dari masa depan, tapi jamur. Iya, jamur biasa yang biasanya kita temuin di tempat lembap, ternyata bisa jadi penyelamat dunia dari krisis sampah plastik.

Salah satu bintang utama dalam dunia jamur ini adalah Pestalotiopsis microspora. Jamur ini ditemukan oleh mahasiswa Universitas Yale saat mereka lagi ekspedisi ke hutan Amazon. Yang bikin heboh, jamur ini bisa mengurai plastik jenis poliuretan tanpa butuh oksigen. Artinya, dia tetap bisa “makan” plastik meski hidup di tempat gelap dan lembap seperti tempat pembuangan akhir sampah.

Nggak berhenti di situ, ada juga Aspergillus tubingensis, jamur asal Pakistan yang punya kemampuan serupa. Kalau biasanya plastik poliester butuh ratusan tahun buat terurai, jamur ini bisa ngelumat dalam waktu cuma beberapa minggu. Caranya? Dia nyiptain enzim khusus yang bisa motong-motong rantai molekul plastik jadi bentuk yang lebih gampang diurai sama alam.

Baca juga: Menyedihkan! Indonesia Penyumbang Sampah Makanan Terbesar ke-2 di Asia

Aspergillus tubingensis (sumber: nationalgeographic.grid.id)

Baca juga: Tegas! Warga Buang Sampah Sembarangan di Sungai Akan Dikenai Sanksi di Wilayah Kota Yogya Ini

Meskipun belum langsung bisa dipakai secara massal, penemuan jamur pemakan plastik ini bikin banyak ilmuwan optimis. Bayangin kalau di masa depan kita bisa punya taman daur ulang yang isinya jamur-jamur ini, sibuk “ngunyah” limbah plastik yang dulu dianggap nggak bisa hancur. Tanpa banyak teknologi ribet, alam ternyata punya cara sendiri untuk memperbaiki kerusakan yang kita buat.

Dari makhluk sekecil benang jamur, muncul solusi untuk masalah global. Ini semacam reminder buat kita, kadang penyelamat dunia datang dari tempat yang nggak disangka-sangka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Colorado.edu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU