INDOZOONE.ID - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang pelatih paus orca, Jessica Radcliffe tewas diserang orca di sebuah taman laut.
Video tersebut dengan cepat beredar luas dan menimbulkan kekhawatiran luas karena terlihat sangat nyata.
Namun, setelah diinvestigasi mendalam ternyata peristiwa itu adalah hoaks. Pihak berwenang tidak menemukan catatan resmi tentang keberadaan pelatih bernama Jessica Radcliffe atau insiden serangan paus orca semacam itu.
Para ahli menyimpulkan bahwa video tersebut adalah hasil buatan AI yang direkayasa.
Baca juga: 10 Cara FYP di TikTok agar Konten Jadi Viral, Ini Rahasianya!
Tidak Ada Catatan Resmi tentang Pelatih atau Serangan
Berbagai pencarian mendalam oleh tim pemeriksa fakta, termasuk dari Vocal Media, tidak menemukan nama Jessica Radcliffe dalam catatan kepegawaian taman laut, basis data publik, atau pemberitaan media terpercaya.
Laporan resmi mengenai insiden keselamatan di taman laut juga tidak mencatat adanya insiden tersebut.
Setelah dianalisis, para ahli menemukan bahwa video tersebut dibuat dengan menggabungkan suara narasi yang dihasilkan AI dengan cuplikan rekaman arsip yang tidak terkait.
Beberapa versi video bahkan menambahkan klaim tidak berdasar bahwa paus orca terprovokasi oleh darah menstruasi di air, yang menurut The Star adalah detail fiktif.
Hoaks yang Diambil dari Kejadian Nyata
Para peneliti menemukan bahwa hoaks seringkali meminjam elemen dari kejadian nyata untuk terlihat lebih meyakinkan.
Dalam kasus ini, klip tersebut mengambil referensi dari insiden nyata yang melibatkan pelatih orca.
Pada tahun 2010, pelatih Dawn Brancheau meninggal setelah diserang orca di SeaWorld Florida.
Pada tahun 2009, pelatih Alexis Martínez tewas di sebuah taman laut di Tenerife, Spanyol.
Kedua insiden nyata ini diliput secara luas dan bahkan diangkat dalam film dokumenter.
Dengan mencampur elemen nyata, hoaks semacam ini bisa membingungkan publik, merusak diskusi tentang perlakuan terhadap hewan laut, dan menyebabkan kesedihan bagi keluarga korban asli.
Baca juga: Viral! Sosok Trainee YG Entertainment Diduga dari Indonesia, Netizen Sebut Asal Manado
Cara Memverifikasi Video Viral
Para ahli menyarankan beberapa langkah praktis untuk memeriksa keaslian video viral sebelum membagikannya. Berikut beberapa caranya:
1. Cek Sumber Berita Terpercaya
Pastikan apakah ada media berita ternama yang melaporkan kejadian tersebut. Jika tidak ada, kemungkinan besar berita itu palsu.
2. Gunakan Pencarian Gambar atau Video Terbalik
Manfaatkan fitur seperti Google Images untuk melacak sumber asli video dan melihat konteksnya.
3. Periksa Tanda-tanda Manipulasi AI
Perhatikan detail seperti wajah yang buram, suara yang tidak cocok dengan gerakan bibir, pencahayaan yang tidak natural, atau visual glitches di area wajah, yang sering menjadi ciri khas konten buatan AI atau deepfake.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ibtimes.co.uk