Jumat, 29 AGUSTUS 2025 • 15:40 WIB

Mengenal Sosok Affan Kurniawan, Ojol Tewas Dilindas Brimob yang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Author

Mengenal sosok Affan Kurniawan, ojol tewas dilindas Brimob. (ANTARA FOTO/Fauzan/foc.)

INDOZONE.ID - Affan Kurniawan, pemuda berusia 21 tahun yang menjadi korban tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh pada Kamis (29/8/2025) malam.

Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga, sosok yang rajin, pendiam dan penuh tanggung jawab. Namun, kini perjuangan itu berakhir tragis.

Baca juga: Momen Ribuan Ojol Iringi Jenazah Affan Kurniawan Ojol yang Tewas Dilindas Brimob

Kronologi Tewasnya Affan saat Sedang Antar Pesanan

Menurut kesaksian Hafidz, rekan ojolnya, Affan malam itu tidak ikut berdemonstrasi. Ia sedang menjalani rutinitas hariannya, mengantar pesanan makanan.

Fachrudin, sepupu dari nenek Affan, menceritakan bahwa kabar duka itu datang tiba-tiba. Setelah salat Maghrib dapat informasi bahwa Affan meninggal kecelakaan dalam waktu demo.

Kabar ini mengejutkan keluarga. Mereka sulit percaya, namun foto-foto yang beredar membuat mereka harus ikhlas menerima kenyataan pahit itu.

Sosok Affan Kurniawan di Mata Keluarga

Di mata keluarga dan tetangga, Affan adalah sosok yang pantas dikenang. Sejak usia muda, ia sudah mengambil peran sebagai tulang punggung.

Ayahnya bekerja serabutan, membuat Affan harus bekerja keras. 

Mulai dari jam 6 pagi Affan sudah pergi untuk bekerja, setengah hari pulang istirahat, lalu pergi bekerja lagi.

Ketua RT setempat juga mengenal Affan sebagai anak yang baik, ramah dan rajin. 

Dari kesaksian-kesaksian ini menggambarkan bahwa Affan adalah sosok pemuda sederhana dengan hati yang besar, berjuang keras demi orang-orang yang dicintainya.

Duka Bagi Keluarga Besar Ojol

Tragedi yang menimpa Affan tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tapi juga sesama rekan kerjanya yaitu para ojol.

Gojek menyebut Affan sebagai bagian dari keluarga. Sementara itu, Grab juga menyampaikan duka dan doa.

Pernyataan-pernyataan ini menegaskan bahwa solidaritas di antara para ojol begitu kuat. Mereka adalah keluarga di jalanan, yang saling mendukung di tengah segala risiko.

Baca juga:  Kapolda Metro Sebut 7 Brimob di Dalam Rantis yang Lindas Ojol hingga Tewas Kini Ditahan

Tujuh Anggota Brimob Ditahan, Kapolri Minta Maaf

Sementara itu, ketujuh personel Brimob yang berada di dalam rantis Brimob tak cuma diperiksa dalam kasus ini, melainkan juga dilakukan penahanan.

"Tadi malam-pun Kadiv Propam sudah menyampaikan bahwa tujuh orang saat ini masih dalam pemeriksaan dan sudah dilakukan penahanan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan menyampaikan permintaan maaf langsung kepada keluarga besar ojol dan masyarakat. 

Langkah ini menunjukkan keseriusan pihak berwajib dalam mengusut tuntas kasus yang menyentuh hati banyak orang ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Analisis Redaksi

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU