Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 11:31 WIB

Pesan Dokter Anak untuk Ibu Baru: Capek Boleh tapi Jangan Lupa Minta Bantuan

Author

Ilustrasi ibu dan bayi. (Pexels/Ksenia Chernaya)

INDOZONE.ID - Menjadi ibu adalah perjalanan penuh cinta sekaligus tantangan. Di tengah kurang tidur, tangisan bayi, dan tuntutan baru, rasa lelah adalah hal yang manusiawi. 

Dokter Spesialis Anak dr. Dimple Nagrani, Sp.A mengajak para ibu untuk tak ragu meminta bantuan pasangan atau keluarga saat merasa stres. Sebab, ibu yang tenang dan beristirahat justru lebih siap memberikan kasih terbaik untuk bayinya.

“Jadi saat merasa stres, jangan merasa kita lemas. Kita boleh banget minta bantuan dan bukan berarti jadi ibu yang tidak mampu atau kita jadi ibu yang kurang,” kata dr Dimple dilansir ANTARA.

Baca juga: Cari Kado untuk Bayi? Ini 13 Barang yang Bisa Dipakai Jangka Panjang dan Bermanfaat

Me Time

Dengan meminta bantuan pada orang terdekat, kata dia, berarti ibu menyadari bahwa ia memiliki batas dan membutuhkan istirahat. Ia pun menyarankan seorang ibu dapat berkolaborasi dengan suami untuk membantu mengasuh anak, sehingga dapat sejenak istirahat dan memiliki waktu untuk diri sendiri atau yang dikenal dengan istilah me time.

 “Dan setelah itu (me time) balik lagi itu kaya udah fresh dan tadinya masalah yang satu muncul, setelah kita mandi sebentar itu jadi tiba-tiba masalahnya jadi hilang,” katanya lagi. 

Setelah ibu tenang usai istirahat sejenak, kata dia, maka ibu mampu menangani bayi yang menangis atau mengalami ketidaknyamanan. Menurutnya, ibu yang tengah dilanda panik, stres level tinggi maka akan berpengaruh pada bayi, terutama saat menggendong bayi yang bisa saja terlalu mengguncang dengan kuat. 

Baca juga: Kisah Memilukan Bayi Baru Lahir di India yang Tewas karena Digigit Tikus di Rumah Sakit

Tips Menggendong Bayi

Menggendong bayi dengan alunan yang terlalu mengguncang menurutnya justru akan membahayakan bayi, contohnya kasus shaken baby syndrome. 

“Jadi shaken baby syndrome itu saat kita gendong, kitanya bukan benar menggendong naik ke atas dan bawah namun seperti mengguncang dan sebetulnya sangat tidak sehat untuk bayi,” katanya. 

Kondisi ibu yang stres menyebabkan ibu tidak dapat berpikir dengan jernih, kesulitan mengambil langkah untuk selanjutnya dilakukan saat menangani bayi yang menangis atau rewel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU