INDOZONE.ID - Belakangan ini, istilah avoidant sering kali digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tampak menjaga jarak atau terlihat cuek dalam hubungan.
Namun, tidak semua ketidakpedulian berarti kamu sedang menutup diri karena trauma atau takut dekat dengan orang lain.
Kadang, sesederhana perasaanmu memang tidak ke arah sana. Agar tidak keliru menilai diri sendiri, penting untuk membedakan antara rasa tidak cocok dan sifat avoidant yang sebenarnya.
Yuk, simak tanda-tanda tidak cocok dengannya yang sering disalahartikan.
5 Tanda Tidak Cocok dengan Gebetan
1. Merespons Pesan tanpa Ingin Terlibat Lebih Jauh
Salah satu tanda tidak klik dengannya adalah, ketika kamu tetap membalas pesannya, tapi tanpa rasa ingin memperdalam percakapan.
Meski dia bercerita panjang, kamu hanya merespons secukupnya tanpa dorongan memperpanjang obrolan. Ini bukan berarti kamu menghindar, tetapi hanya saja kamu sadar tidak cocok dengan pasangan dalam hal komunikasi maupun energi.
Baca juga: 5 Tanda Kamu Sudah Ketemu Pasangan yang Tepat, Jangan-jangan Dia Jodohmu!
2. Tidak Ada Rasa Antusias untuk Berinteraksi
Dalam hubungan yang sehat, ada rasa semangat ketika namanya muncul di notifikasi. Namun, jika kamu tidak pernah merasa berdebar atau penasaran saat dia menghubungimu, mungkin memang tidak ada ketertarikan emosional.
Ini merupakan salah satu tanda tidak cocok dengan pasangan yang kadang disalahpahami, sebagai sifat cuek atau avoidant.
Padahal, perasaanmu bekerja normal, hanya saja bukan untuk orang itu.
3. Tidak Tersentuh dengan Cerita-ceritanya
Ketika dia mulai berbagi cerita, kamu tetap mendengarnya, tapi tanpa rasa tersentuh. Kamu tahu seharusnya bersimpati, tapi tidak ada dorongan emosional yang muncul.
Ini adalah contoh perbedaan tidak cocok dan avoidant yang penting dipahami.
Tidak cocok berarti kamu tidak terhubung secara perasaan. Sementara avoidant, cenderung menghindari kedekatan karena trauma atau ketakutan.
Baca juga: 6 Makna Mimpi Suami Menikah Lagi dalam Primbon Jawa, Benarkah Tanda Selingkuh?
4. Merasa Tidak Jadi Diri Sendiri Saat Bersamanya
Jika kamu merasa harus berpikir matang sebelum bicara atau jadi versi lain dari dirimu saat bersama dia, itu pertanda awal bahwa kamu tidak klik.
Koneksi yang baik, harusnya membuatmu bebas mengekspresikan diri tanpa canggung.
Ini bisa membantu membedakan tidak klik dan avoidant bukan karena kamu takut membuka diri, tapi karena energi dan kenyamanan tersebut itu memang tidak muncul jika bersama dirinya.
5. Menjaga Jarak tapi Tetap Berusaha Tidak Menyakiti
Terkadang, kamu tahu kamu tidak ingin melanjutkan hubungan lebih jauh, tapi masih mencoba bersikap sopan agar tidak menyakiti.
Kamu tetap membalas chat-nya, meski tanpa rasa ingin memperdalam hubungan. Ini sering dikira menghindar padahal sebenarnya cuma salah satu tanda tidak klik dengannya.
Kamu tidak ingin memberi harapan palsu, tapi juga tidak ingin terlihat kasar.
Tidak semua hubungan yang tidak berkembang harus disalahkan pada sifat avoidant. Kadang, kamu hanya perlu jujur pada diri sendiri bahwa perasaan itu memang tidak ada.
Dengan memahami perbedaan tidak cocok dan avoidant, kamu bisa lebih bijak menilai situasi tanpa menyalahkan diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com