INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu mersa udah kerja maksimal sampai lembur, tapi ujung-ujungnya kayak nggak ada yang apresiasi?
Nggak ada ucapan terima kasih, pengakuan, atau sekedar kalimat penenang kayak “kerja bagus.”
Di dunia kerja, merasa dihargai itu penting banget. Bukan cuma soal pujian, tapi usaha yang diapresiasi atau keberadaan yang dianggap bermakna.
Sayangnya, kenyataan nggak seindah itu, karena semua orang sibuk sama urusan masing-masing.
Kabar baiknya, merasa dihargai nggak selalu harus datang dari orang lain. Ada beberapa cara biar tetap merasa dihargai di tempat kerja. Yuk, scroll sampai bawah ya!
Kenapa Apresiasi di Tempat Kerja Terasa Langka?
Sebenarnya, masalah utamanya datang dari dua arah, yakni atasan dan karyawan. Banyak atasan yang emang kurang jago memberi feedback, apalagi positif. Di sisi lain, karyawan juga bingung gimana caranya minta apresiasi.
Ribetnya lagi, baik pemberi atau penerima feedback sering banget fokus ke nada penyampaiannya. Ini pujian atau kritik, tapi bukan ke isinya.
Padahal, bagus banget kalau yang dibahas itu “Apa yang bisa kita perbaiki bareng?”
Makanya, mengejar apresiasi kadang sering banget bikin capek. Atasan biasanya lagi sibuk mengejar deadline, membereskan masalah, ribet sama politik kantor, sampai ngurus rekan kerja lain.
Baca juga: Fenomena Urban Loneliness: Saat Hidup di Kota Besar Justru Bikin Kesepian
Jadi, saat kamu melakukan sesuatu yang benar atau bagus, responsnya cuma “Syukurlah beres, itu kan emang tugasmu.”
Kalaupun ada feedback, sering kali disampaikan setengah-setengah. Paling mentok, “Good job,” tanpa penjelasan apa yang sebenarnya kamu lakukan dengan baik.
Biasanya pujiannya tenggelam di antara obrolan soal proyek lain, masalah tim lain, dan seabrek urusan kantor.
Terus gimana caranya meski nggak ada apresiasi tapi bisa tetap produktif? Kuncinya lepaskan hal-hal yang nggak bisa kamu kontrol dan fokus ke yang bisa kamu kerjakan.
Baca juga: Sendiri tapi Nggak Kesepian, Ini Tips Hidup Bahagia saat Merantau
Cara Biar Kamu Merasa di Hargai di Tempat Kerja
Ilustrasi tempat kerja. (freepik/Racool_studio)
Mulai dari Hargai Diri Sendiri
Udah kerja keras? Akui. Selesai proyek? Rayakan, meski cuma dengan istirahat sebentar atau traktir diri sendiri. Kalau bahasa sekarang tuh disebut self reward.
Banyak orang burnout bukan karena kebanyakan kerja, tapi karena nggak pernah benar-benar berhenti. Nggak perlu nunggu atasan memuji dulu, kamu berhak bangga sama usaha sendiri.
Biasakan Menghargai Orang Lain
Apresiasi hidup di antara orang-orang. Jadi, mulai sekarang lakukan hal simpel, kayak bilang terima kasih atau kasih pujian yang tulus ke rekan kerja.
Selain bikin mereka merasa dihargai, suasana kerja juga jadi lebih enak. Percaya deh, energi positif itu pasti bakal nular.
Akui Rasa Kesal, tapi Jangan Dipendam
Kesal itu manusiawi banget dan perasaanmu valid. Curhat boleh, tapi jangan di kantor. Ngomel ke rekan kerja malah bikin suasana makin keruh dan kamu kelihatan butuh validasi.
Mending curhat ke teman atau keluarga, orang-orang yang bisa mendengarkan tanpa nge-judge, lalu bantu kamu balik fokus.
Fokus ke Hal yang Kamu Butuhkan
Daripada sibuk mikir kenapa nggak ada yang muji, lebih baik fokus ke “Apa sih yang bikin kamu puas sama kerjaanmu? Gaji? Jam kerja? Dukungan alat atau tim?"
Kalau sudah tahu, bicarakan dan negosiasikan. Langkah simpel tapi berani ini sering banget bikin perubahan besar.
Intinya, berhenti nunggu apresiasi dari orang lain. Hargai usaha sendiri, sebarkan apresiasi ke sekitar, kelola emosi dengan sehat, dan perjuangkan apa yang kamu butuhkan.
Rasa dihargai di tempat kerja nggak datang dari kata-kata atasan, tapi dari cara kamu memperlakukan diri sendiri. Stay positive, guys!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychology Today