Selasa, 24 MARET 2026 • 17:00 WIB

Nggak Cuma Cinta Romantis! 7 Jenis Cinta yang Sering Kamu Rasakan Tapi Nggak Sadar

Author

Ilustrasi surat cinta (freepik).

INDOZONE.ID - Banyak orang masih menganggap cinta identik dengan hubungan romantis, penuh drama dan kisah manis seperti di film. Padahal, makna cinta sebenarnya jauh lebih luas dari sekadar hubungan pasangan. Menariknya, konsep cinta romantis sendiri bukan sesuatu yang tetap, karena cara manusia memahami cinta terus berkembang dari waktu ke waktu.

Sejak zaman Yunani Kuno, cinta sudah dibagi ke dalam berbagai jenis yang hingga kini masih relevan. Jika terlalu fokus pada cinta romantis, kita justru bisa melewatkan bentuk cinta lain yang lebih stabil, tulus, dan menenangkan. Karena itu, penting untuk mengenal berbagai jenis cinta yang ada dalam kehidupan kita.

1. Eros: Cinta yang Bikin Deg-degan Parah

Ini dia jenis cinta yang paling familiar, penuh gairah, ketertarikan fisik, dan emosi yang meledak-ledak. Biasanya muncul di awal hubungan dan bikin kamu susah berpikir logis. Eros memang intens dan bikin “terbang”, tetapi sayangnya sering tidak bertahan lama karena sifatnya yang fluktuatif.

Baca juga: 7 Jenis Bunga dengan Makna Cinta yang Pas untuk Hadiah ke Pasangan

2. Philia: Cinta dari Persahabatan yang Tulus

Pernah punya teman yang selalu ada di saat susah? Nah, itu bentuk cinta philia. Cinta ini dibangun dari kepercayaan, loyalitas, dan dukungan tanpa drama berlebihan. Bahkan, banyak hubungan romantis yang langgeng karena memiliki dasar philia yang kuat.

3. Storge: Cinta Hangat dalam Keluarga

Cinta yang satu ini sering dianggap “biasa”, padahal justru paling tulus. Storge adalah cinta antara keluarga, orang tua, anak, atau saudara. Tidak selalu diucapkan, tetapi terasa lewat perhatian kecil dan kebersamaan yang konsisten.

4. Agape: Cinta Tanpa Syarat yang Menenangkan

35 Ucapan Ulang Tahun untuk Ibu Tercinta yang Penuh Doa dan Kasih Sayang (Freepik)

Agape adalah bentuk cinta paling murni, memberi tanpa berharap balasan. Bisa ditujukan kepada sesama manusia, lingkungan, atau bahkan secara spiritual. Menariknya, orang yang memiliki sikap seperti ini cenderung lebih bahagia dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

5. Ludus: Cinta Santai Tanpa Beban

Ini jenis cinta yang ringan, penuh canda, flirting, dan kesenangan. Biasanya tanpa komitmen serius. Tidak ada yang salah dengan ludus, selama kedua pihak sama-sama memahami “aturan mainnya”. Masalah muncul jika ekspektasinya berbeda.

Baca juga: Cinta Bukan Sekadar Perasaan: Kenali 8 Jenis Cinta Menurut Ilmu Psikologi Sternberg

6. Pragma: Cinta yang Menggunakan Logika

Jika eros soal perasaan, pragma lebih bersifat realistis. Cinta ini dibangun dari kecocokan nilai hidup, tujuan, dan komitmen jangka panjang. Banyak pasangan yang awalnya penuh gairah, lalu “bertransformasi” menjadi pragma agar hubungan bisa bertahan lama.

7. Philautia: Cinta ke Diri Sendiri

Ini sering disalahpahami. Padahal, mencintai diri sendiri itu sangat penting. Jika sehat, philautia membuat kamu lebih percaya diri, kuat menghadapi masalah, dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain. Namun, jika berlebihan, bisa berubah menjadi sikap egois.

Jadi, Cinta Itu Tidak Sesederhana yang Kamu Kira

Pada akhirnya, cinta bukan hanya soal perasaan berbunga-bunga. Semua jenis cinta ini saling terhubung dan bisa berubah seiring waktu. Terkadang, yang paling kita butuhkan bukan cinta yang heboh dan dramatis, tetapi yang konsisten, tulus, dan membuat hidup terasa lebih utuh.

Jadi, kamu sedang berada di fase cinta yang mana sekarang?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU