Sabtu, 28 MARET 2026 • 10:05 WIB

Mengenal Apa Itu Idiom: Jenis, Fungsi, dan Contoh Populer dalam Bahasa Inggris

Author

Idiom dalam Bahasa Inggris (Nano Banana)

INDOZONE.ID - Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, "It's raining cats and dogs" lalu bertanya-tanya mengapa hujan tiba-tiba dikaitkan dengan kucing dan anjing? Atau mungkin Anda menemukan frasa "break a leg" dan merasa heran mengapa seseorang justru mendoakan hal buruk?

Fenomena kebahasaan seperti ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah bahasa tidak selalu dapat dipahami secara harfiah. Di sinilah idiom memainkan perannya sebagai kekayaan linguistik yang memberikan warna, kedalaman, dan karakter dalam komunikasi sehari-hari.

Idiom adalah bentuk ungkapan khas yang tidak dapat dijelaskan secara logis atau kata per kata, namun justru menjadi elemen penting yang membuat bahasa terasa hidup dan ekspresif. Dalam artikel ini, kita akan membedah secara mendalam tentang apa itu idiom, bagaimana karakteristiknya, serta berbagai contoh populer yang sering digunakan dalam bahasa Inggris, lengkap dengan tips mempelajarinya.

Mengenal Pengertian Idiom dan Karakteristiknya

Secara etimologis, kata "idiom" berasal dari bahasa Yunani, idios, yang berarti khas, mandiri, khusus, atau pribadi. Makna ini secara tepat menggambarkan hakikat idiom sebagai ungkapan yang memiliki kekhasan tersendiri dalam suatu bahasa.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), idiom didefinisikan sebagai konstruksi bahasa yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna kata penyusunnya. Dengan kata lain, ketika Anda menjumpai sebuah idiom, Anda tidak dapat menerjemahkannya secara harfiah kata per kata karena makna yang dihasilkan jauh berbeda dari makna asli setiap kata pembentuknya.

Para ahli linguistik memberikan perspektif yang memperkaya pemahaman kita tentang idiom. Chaedar Alwasilah (1985) mendefinisikan idiom sebagai grup kata-kata yang memiliki makna tersendiri yang berbeda dari makna tiap kata dalam grup tersebut. Lebih lanjut, H. Kridalaksana (1993) menegaskan bahwa idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya, dan dianggap sebagai gaya bahasa yang bertentangan dengan prinsip penyusunan komposisi.

Karakteristik paling menonjol dari idiom adalah sifatnya yang non-literal. Seperti dijelaskan oleh Gorys Keraf (2010), idiom merupakan pola-pola struktural yang menyimpang dari kaidah bahasa yang umum, tidak bisa diterangkan secara logis, dan secara gramatikal bertumpu pada makna kata yang membentuknya.

Baca juga: Nama-Nama Hewan dalam Bahasa Inggris dan Artinya: Materi Belajar untuk Anak, Orang Tua dan Pendidik

Mengapa Makna Idiom Tidak Bisa Diartikan Secara Harfiah?

Salah satu tantangan terbesar dalam mempelajari idiom adalah kecenderungan kita untuk menerjemahkan kata demi kata. Padahal, makna idiom bersifat idiomatis artinya makna tersebut hanya dapat dipahami dalam konteks penggunaannya sebagai satu kesatuan utuh.

Pertimbangkan idiom "spill the beans". Jika diartikan secara harfiah, frasa ini berarti "menumpahkan kacang-kacangan". Namun, sebagai idiom, maknanya adalah "membocorkan rahasia". Tidak ada hubungan logis antara kacang-kacangan dengan rahasia, inilah yang disebut dengan sifat konvensional dan non-literal dari idiom.

Dr. Nurlaela Ariana dalam jurnal Penggunaan Idiom Bahasa Indonesia (2020) menjelaskan bahwa idiom merupakan persoalan pemakaian bahasa oleh penutur asli yang tidak bisa diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa asing. Ini berarti bahwa untuk memahami idiom, kita harus mempelajarinya dalam konteks budaya dan kebiasaan masyarakat pengguna bahasa tersebut.

Jenis-Jenis Idiom

Berdasarkan kajian linguistik, idiom dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori. Memahami jenis-jenis idiom akan membantu Anda mengenali dan menggunakannya dengan lebih tepat.

1. Berdasarkan Keeratan Unsur Pembentuk Makna

Jenis Idiom Penjelasan Contoh
Idiom Penuh Unsur-unsur pembentuknya telah menyatu sempurna menjadi satu kesatuan makna. Setiap unsur kehilangan makna leksikal aslinya. Tidak dapat disisipi kata lain atau diganti unsurnya.
  • Membanting tulang (bekerja keras)
  • Meja hijau (pengadilan)
  • Gulung tikar (bangkrut) 
Idiom Sebagian Masih ada salah satu unsur yang mempertahankan makna leksikal aslinya, sementara unsur lainnya bermakna idiomatis.
  • Daftar hitam (daftar nama orang yang dicurigai)
  • Koran kuning (koran sensasi)
  • Menunjukkan gigi (menunjukkan kekuasaan)

2. Berdasarkan Bentuk

  • Ungkapan: Bentuk yang unsur-unsurnya dirangkai secara tetap dan dapat mengekspresikan suatu pesan tertentu. Contoh: berminyak air (pandai memuji dengan maksud tertentu).
  • Metafora (perbandingan): Idiom yang menggunakan perbandingan sebagai instrumen untuk menyampaikan makna. Contoh: tulisan seperti cakar ayam (tulisan tidak rapi).

3. Berdasarkan Jenis Unsur Pembentuk

Kategori Penjelasan Contoh
Bagian tubuh Menggunakan unsur anggota tubuh manusia tulang punggung (penopang keluarga), rendah hati (tidak sombong) 
Warna Mengandung unsur nama warna meja hijau (pengadilan), darah biru (bangsawan) 
Hewan Menggunakan nama atau sifat binatang kambing hitam (tumpuan kesalahan), lintah darat (rentenir) 
Bilangan Mengandung kata bilangan bermuka dua (tidak jujur), kaki lima (pedagang di pinggir jalan) 
Tumbuhan Menggunakan nama atau bagian tumbuhan bunga desa (gadis tercantik di desa), buah bibir (bahan pembicaraan) 

Contoh Idiom Bahasa Inggris Populer yang Sering Muncul

Dalam bahasa Inggris, idiom digunakan secara luas dalam percakapan sehari-hari, film, musik, dan karya sastra. Berikut adalah beberapa idiom populer beserta makna dan contoh penggunaannya:

Idiom yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

Idiom Makna Contoh Penggunaan
It's a piece of cake Sangat mudah "The exam was a piece of cake. I finished it in 20 minutes." 
Hit the sack Pergi tidur "I'm exhausted after work. Time to hit the sack." 
Break a leg Semoga berhasil "You have a performance tonight? Break a leg!"
Under the weather Kurang sehat "I won't come to work today; I'm feeling under the weather." 
Costs an arm and a leg Sangat mahal "That designer handbag costs an arm and a leg." 
Kill two birds with one stone Menyelesaikan dua hal sekaligus "By walking to work, I kill two birds with one stone: exercise and commuting." 
Spill the beans Membocorkan rahasia "Don't spill the beans about the surprise party!" 
Face the music Menghadapi konsekuensi "You made a mistake, now you have to face the music." 
Once in a blue moon Sangat jarang "He only visits his hometown once in a blue moon." 
Bite the bullet Menghadapi situasi sulit dengan berani "I hate injections, but I'll bite the bullet and get it done." 

Idiom dengan Makna Khusus

  • Twist someone's arm: Berhasil meyakinkan seseorang. Contoh: "Delicious food? Okay, you've twisted my arm, I'll come!
  • Go cold turkey: Berhenti dari kebiasaan adiktif secara tiba-tiba. Contoh: "He quit smoking cold turkey last month." 
  • Blow off steam: Melepaskan stres atau emosi. Contoh: "She went for a run to blow off steam after the argument." 
  • On the ball: Memahami situasi dengan cepat dan tepat. Contoh: "You finished the task early? You're really on the ball!
  • Look like a million dollars: Tampak sangat menarik. Contoh: "Wow, you look like a million dollars in that dress!

Perbedaan Mendasar Antara Idiom, Peribahasa, dan Ungkapan

Seringkali, idiom disamakan dengan peribahasa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan fundamental yang penting untuk dipahami.

Aspek Idiom Peribahasa
Makna Tidak dapat diterka dari makna kata pembentuknya; bersifat konvensional Masih dapat ditelusuri hubungan logis antara makna asli dan makna kiasannya
Bentuk Umumnya berupa frasa pendek (2-3 kata) Bisa berupa kalimat atau rangkaian kalimat yang lebih panjang
Fungsi Mengekspresikan makna secara ekspresif dalam percakapan Menyampaikan pesan moral, nasihat, atau kebijaksanaan

Contoh perbandingan:

  • Idiom: buah tangan = oleh-oleh. Tidak ada hubungan logis antara "buah" dan "tangan" dengan oleh-oleh.
  • Peribahasa: gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak = kesalahan sendiri tidak terlihat, kesalahan orang lain terlihat jelas. Terdapat hubungan logis: gajah melambangkan kesalahan besar, semut melambangkan kesalahan kecil.

Selain itu, penting juga membedakan idiom dengan slang (bahasa gaul) dan collocation (kesesuaian kata):

  • Slang: Bahasa gaul yang biasanya terdiri dari satu kata dan hanya digunakan dalam situasi informal. Contoh: dope (keren), salty (kesal).
  • Collocation: Kesesuaian penggunaan kata atau preposisi. Contoh: consist of (bukan consist from), believe in (bukan believe to).

Baca juga: Contoh Descriptive Text Tentang Hewan dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

Fungsi Penggunaan Idiom dalam Karya Sastra dan Percakapan

Idiom bukan sekadar hiasan bahasa, ia memiliki fungsi-fungsi penting yang membuat komunikasi menjadi lebih efektif dan bermakna.

1. Memperkaya Ekspresi Bahasa

Idiom memberikan variasi dalam berbahasa. Tanpa idiom, komunikasi akan terasa monoton dan kaku. Dengan idiom, kita dapat menyampaikan makna dengan cara yang lebih hidup dan ekspresif.

2. Menciptakan Kedekatan Budaya

Penggunaan idiom menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang budaya suatu bahasa. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal GEEJ (2014), ditemukan bahwa idiom dan peribahasa mencerminkan budaya masyarakat penggunanya, sehingga kesalahpahaman sering terjadi ketika idiom digunakan dalam konteks budaya yang berbeda.

3. Meningkatkan Efisiensi Komunikasi

Idiom memungkinkan penutur menyampaikan pesan kompleks dalam bentuk yang ringkas. Misalnya, "kill two birds with one stone" secara efisien menyampaikan konsep efisiensi dalam satu frasa pendek.

4. Menambah Nilai Estetis dalam Karya Sastra

Dalam puisi dan prosa, idiom berfungsi sebagai piranti stilistika yang memperkaya imaji dan kedalaman makna. Seperti dijelaskan dalam kajian hermeneutika, penyisipan idiom dalam puisi tidak terlepas dari upaya penciptaan keindahan dengan permainan imaji.

Tips Jitu Mempelajari dan Menghafal Idiom dengan Cepat

Bagi pelajar bahasa Inggris, idiom sering menjadi tantangan tersendiri. Berikut adalah tips praktis yang dapat Anda terapkan:

1. Pelajari Idiom dalam Konteks

Jangan pernah menghafal idiom secara terpisah. Bacalah idiom dalam kalimat utuh sehingga Anda memahami situasi penggunaannya. Contoh: alih-alih hanya menghafal "hit the sack," pelajari dalam kalimat "I'm so tired, I think I'm going to hit the sack."

2. Gunakan Metode Asosiasi

Hubungkan idiom dengan gambaran mental yang mudah diingat. Misalnya, untuk "raining cats and dogs," bayangkan hujan deras dengan visualisasi kucing dan anjing yang jatuh dari langit meskipun tidak masuk akal, asosiasi ini membantu memori.

3. Tonton Film dan Serial Berbahasa Inggris

Media audiovisual adalah sumber belajar idiom yang sangat efektif. Perhatikan bagaimana penutur asli menggunakan idiom dalam berbagai situasi mulai dari percakapan santai hingga adegan formal .

4. Buat Flashcard Digital

Tulis idiom di satu sisi dan makna plus contoh kalimat di sisi lain. Aplikasi seperti Anki atau Quizlet dapat membantu Anda mengulang materi secara teratur.

5. Praktikkan dalam Percakapan

Jangan takut menggunakan idiom dalam percakapan. Mulailah dengan idiom yang paling umum dan mudah dipahami lawan bicara. Semakin sering digunakan, semakin alami idiom tersebut dalam ingatan Anda.

6. Kelompokkan Berdasarkan Tema

Mengelompokkan idiom berdasarkan tema seperti idiom tentang cuaca, emosi, atau pekerjaan membantu otak menyimpan informasi secara lebih terstruktur.

7. Pahami Asal-usul Idiom

Beberapa idiom memiliki latar belakang sejarah yang menarik. Misalnya, "go cold turkey" konon berasal dari awal abad ke-20, merujuk pada orang yang menghentikan ketergantungan narkoba secara tiba-tiba dan mengalami efek samping seperti kulit pucat layaknya kalkun dingin yang belum dimasak.

Idiom adalah kekayaan bahasa yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga cerminan budaya, sejarah, dan cara berpikir masyarakat penggunanya. Seperti yang telah kita bahas, idiom adalah konstruksi kebahasaan yang maknanya tidak dapat ditarik dari makna harfiah setiap kata penyusunnya sebuah karakteristik yang justru menjadikannya unsur penting dalam membuat bahasa terasa hidup dan bermakna.

Dari idiom penuh hingga idiom sebagian, dari ungkapan berbasis anggota tubuh hingga metafora yang membandingkan sifat manusia dengan hewan, setiap kategori idiom memiliki keunikan dan tantangannya sendiri. Bagi pelajar bahasa Inggris, menguasai idiom bukan sekadar menambah kosakata, melainkan membuka pintu untuk memahami nuansa, humor, dan kedalaman emosi yang tersirat dalam percakapan sehari-hari.

Seperti yang disarankan oleh para ahli linguistik, kunci memahami idiom bukanlah dengan menerjemahkannya kata demi kata, melainkan dengan mempelajarinya dalam konteks melihat bagaimana penutur asli menggunakannya dalam situasi nyata, baik melalui film, musik, maupun interaksi langsung.

Apakah Anda siap untuk mulai menjelajahi dunia idiom? Ingatlah, setiap idiom yang Anda kuasai adalah satu langkah lebih dekat untuk berbicara seperti penutur asli dan yang terpenting, untuk memahami bahwa bahasa pada hakikatnya adalah seni, bukan sekadar ilmu pasti.

Selamat belajar, dan jangan lupa break a leg dalam perjalanan Anda menguasai bahasa Inggris!

Baca juga: 150 Kata Sifat Bahasa Inggris: Pengertian, Jenis, Rumus, dan Contoh Lengkap

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa perbedaan utama antara idiom dan peribahasa?
Idiom adalah frasa yang maknanya tidak dapat diterka dari makna kata pembentuknya, sedangkan peribahasa adalah kalimat atau rangkaian kata yang mengandung pesan moral dan masih memiliki hubungan logis antara makna asli dan makna kiasannya.

2. Apakah semua idiom dalam bahasa Inggris sulit dipahami?
Tidak. Beberapa idiom seperti "a piece of cake" (mudah) atau "once in a blue moon" (jarang) cukup mudah diingat. Tingkat kesulitan tergantung pada seberapa sering Anda terpapar pada idiom tersebut.

3. Berapa banyak idiom yang perlu dikuasai untuk bisa berbicara seperti native speaker?
Tidak ada angka pasti, tetapi menguasai 200-300 idiom yang paling umum digunakan sudah cukup untuk membuat percakapan Anda terdengar lebih alami dan tidak kaku.

4. Apakah idiom bisa digunakan dalam situasi formal?
Beberapa idiom dapat digunakan dalam situasi formal, tetapi tidak semua. Idiom seperti "kick the bucket" (meninggal) bersifat informal dan sebaiknya dihindari dalam konteks resmi. Pelajari konteks penggunaan setiap idiom.

5. Di mana sumber terbaik untuk mempelajari idiom?
Film, serial TV, podcast, dan lagu berbahasa Inggris adalah sumber yang sangat baik karena menampilkan penggunaan idiom dalam konteks alami. Kamus idiom juga dapat menjadi referensi tambahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ef.co.id, Telkom University

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU