Rabu, 29 APRIL 2026 • 12:30 WIB

Mitos atau Fakta: Minum Kopi Bisa Bikin Tubuh Dehidrasi? Ini Jawabannya!

Author

Ilustrasi dampak buruk meminum kopi (freepik).

INDOZONE.ID - Buat kamu yang tiap hari nggak bisa lepas dari kopi, pasti pernah dengar omongan ini: “Kopi bikin dehidrasi, lho!”

Tapi, benar nggak sih? Atau cuma mitos yang keburu dipercaya banyak orang?

Yuk, kita bongkar faktanya dan siap-siap kaget.

Kopi = Bikin Sering Pipis, Tapi…

Nggak bisa dipungkiri, setelah minum kopi kamu jadi lebih sering ke toilet. Ini karena kafein punya efek diuretik, alias bisa merangsang tubuh untuk membuang cairan lebih cepat.

Makanya, banyak yang langsung menyimpulkan: “Berarti kopi bikin dehidrasi, dong?”

Eits, jangan buru-buru!

Baca juga: Serius, Minum Kopi Sebelum Meeting Ternyata Bikin Tim Lebih Kompak! Kok Bisa?

Faktanya Nggak Sesederhana Itu

Walaupun kafein bisa bikin kamu lebih sering buang air kecil, efek ini nggak otomatis bikin tubuh kekurangan cairan.

KenapaKarena cairan yang kamu minum dari kopi tetap masuk ke tubuh. Jadi, walaupun ada yang “keluar”, tetap ada yang “masuk” juga.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah wajar tetap membantu memenuhi kebutuhan cairan harian, mirip seperti air putih.

Baru Jadi Masalah Kalau Segini…

Nah, kopi mulai “berulah” kalau kamu minumnya kebangetan. Efek dehidrasi baru terasa jika kamu mengonsumsi sekitar 5 cangkir kopi atau lebih dalam waktu singkat.

Itu setara dengan sekitar 500 mg kafein, jumlah yang jelas nggak sedikit. Kalau cuma 1–3 cangkir sehari? Masih aman banget!

Nggak Semua Kopi Sama “Kuatnya”

Minum kopi (unsplash/Nathan Dumlao)

Biar nggak asal menilai, kamu juga harus tahu kalau kandungan kafein tiap jenis kopi itu beda:

  • Kopi seduh biasa: paling umum, kafeinnya lumayan tinggi
  • Kopi instan: lebih ringan
  • Espresso: kecil tapi “nendang”
  • Decaf: hampir nggak ada kafein

Jadi, efek ke tubuh juga berbeda-beda, tergantung kamu minum yang mana.

Fakta yang Jarang Diketahui

Minum kopi tidak serta-merta menyebabkan dehidrasi selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Bahkan, pada orang yang terbiasa mengonsumsi kopi dalam jumlah cukup banyak, tubuh tetap mampu menjaga keseimbangan cairan dengan baik.

Selain itu, efek meningkatnya frekuensi buang air kecil setelah minum kopi umumnya hanya bersifat sementara dan tidak berlangsung lama.

Baca juga: Bukan Cuma Bikin Melek! 5 Efek “Gila” Kopi yang Mempengaruhi Cara Berpikir dan Bertindak Kamu

Jadi, Harus Berhenti Ngopi?

Nggak perlu drama! Kopi tetap aman dinikmati asal tahu batasnya. Justru, bagi banyak orang, kopi membantu tetap fokus, produktif, dan “waras” di tengah kesibukan. Yang penting, tetap imbangi dengan air putih dan jangan kebablasan minum berlebihan.

Kopi selama ini sering disalahkan sebagai penyebab dehidrasi. Padahal, faktanya: bukan kopinya yang berbahaya, tapi kebiasaannya. Selama kamu nggak minum kopi seperti minum air galon, tubuhmu masih baik-baik saja.

Jadi sekarang kamu tahu, kopi bukan musuh hidrasi. Bahkan, dalam batas wajar, dia masih “teman” tubuhmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU