Senin, 18 MEI 2026 • 17:15 WIB

Frekuensi dalam Fisika: Pengertian, Jenis hingga Contoh Penerapannya

Author

Ilustrasi frekuensi dalam fisika. (hioki.com)

INDOZONE.ID - Dalam kehidupan modern, frekuensi menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas manusia. Saat mendengarkan musik melalui radio, menggunakan telepon genggam, menonton televisi, hingga mengakses internet, semuanya memanfaatkan konsep frekuensi. 

Meski sering terdengar dalam pelajaran fisika, masih banyak orang yang belum memahami, apa sebenarnya arti frekuensi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Agar lebih mudah memahami materi ini, berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian frekuensi, jenis-jenis frekuensi hingga penerapannya dalam kehidupan.

Baca juga: 25 Contoh Perubahan Kimia: Pengertian, Ciri, dan Perbedaannya dengan Perubahan Fisika

Apa Itu Frekuensi?

Ilustrasi frekuensi. (hioki.com)

Frekuensi adalah jumlah getaran, gelombang, atau peristiwa berulang yang terjadi dalam waktu satu detik. Dalam fisika, frekuensi digunakan untuk menunjukkan seberapa sering suatu getaran berlangsung dalam interval waktu tertentu.

Sebagai contoh, jika sebuah benda bergetar sebanyak 100 kali dalam satu detik, maka benda tersebut memiliki frekuensi sebesar 100 Hertz (Hz).

Frekuensi biasanya dilambangkan dengan huruf f, sedangkan satuannya adalah Hertz (Hz). Nama Hertz diambil dari nama ilmuwan asal Jerman, yaitu Heinrich Rudolf Hertz yang berjasa dalam perkembangan ilmu elektromagnetik.

Sederhananya:

- 1 Hz berarti terjadi 1 getaran setiap detik
- 10 Hz berarti terjadi 10 getaran setiap detik
- 100 Hz berarti terjadi 100 getaran setiap detik

Semakin besar nilai frekuensi, maka semakin banyak getaran yang terjadi dalam satu sekon.

Baca juga: Perubahan Fisika: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya dalam Kehidupan

Frekuensi dalam Ilmu Fisika

Dalam pembelajaran fisika, frekuensi merupakan salah satu besaran penting yang berhubungan dengan gelombang dan getaran. Frekuensi digunakan untuk mengukur banyaknya siklus gelombang yang muncul dalam waktu tertentu.

Frekuensi sering ditemukan pada:

- Gelombang bunyi
- Gelombang elektromagnetik
- Arus listrik
- Getaran benda
- Gelombang radio

Karena itulah, frekuensi menjadi konsep dasar dalam teknologi komunikasi modern.

Satuan Frekuensi

Frekuensi memiliki satuan internasional berupa Hertz (Hz). Selain Hertz, terdapat beberapa turunan satuan yang digunakan sesuai besar kecilnya nilai frekuensi.

Berikut penjelasannya:

1 Hertz (Hz) = 1 getaran per detik 
1 Kilohertz (kHz) = 1.000 Hz            
1 Megahertz (MHz) = 1.000.000 Hz        
1 Gigahertz (GHz) = 1.000.000.000 Hz    

Satuan tersebut banyak digunakan dalam perangkat elektronik seperti:

- Radio FM
- Televisi
- Jaringan WiFi
- Smartphone
- Bluetooth

Hubungan Frekuensi dengan Periode

Frekuensi memiliki hubungan erat dengan periode. Dalam fisika, periode adalah waktu yang diperlukan untuk menghasilkan satu kali getaran penuh.

Periode dilambangkan dengan huruf T dan memiliki satuan sekon (s).

Artinya:

- Semakin besar frekuensi, maka semakin kecil periode
- Semakin kecil frekuensi, maka semakin besar periode

Hubungan tersebut bersifat berbanding terbalik.

Jenis-jenis Frekuensi

Dalam ilmu fisika, frekuensi dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan penggunaannya. Berikut penjelasannya.

1. Frekuensi Radio

Frekuensi radio adalah frekuensi elektromagnetik yang digunakan untuk mengirim, dan menerima sinyal melalui udara menggunakan antena.

Frekuensi radio banyak digunakan pada:

- Siaran radio
- Televisi
- Komunikasi satelit
- Telepon seluler
- Jaringan internet

Gelombang radio mampu merambat tanpa media sehingga sangat efektif digunakan dalam sistem komunikasi jarak jauh.

Contoh penerapannya:

- Radio FM
- Sinyal televisi
- GPS
- WiFi
- Komunikasi penerbangan

2. Frekuensi Audio

Frekuensi audio merupakan frekuensi bunyi yang dapat didengar manusia.

Rentang frekuensi pendengaran manusia berada pada kisaran:

20 Hz hingga 20.000 Hz

Frekuensi audio dibagi menjadi tiga kategori utama.

a. Infrasonik

Infrasonik adalah bunyi dengan frekuensi di bawah 20 Hz. Bunyi ini tidak dapat didengar manusia, tetapi bisa didengar beberapa hewan tertentu seperti gajah.

b. Audiosonik

Audiosonik merupakan bunyi yang berada pada rentang pendengaran manusia, yaitu 20 Hz hingga 20.000 Hz.

Contohnya:

- Suara manusia
- Musik
- Suara kendaraan

c. Ultrasonik

Ultrasonik adalah bunyi dengan frekuensi di atas 20.000 Hz. Bunyi ini tidak terdengar oleh manusia, tetapi dapat didengar hewan seperti:

- Kelelawar
- Lumba-lumba
- Anjing

Gelombang ultrasonik juga dimanfaatkan dalam dunia medis, terutama pada alat USG.

Ciri-ciri Frekuensi

Frekuensi memiliki beberapa karakteristik penting, antara lain:

1. Berhubungan dengan Getaran

Frekuensi menunjukkan jumlah getaran yang terjadi setiap detik.

2. Menggunakan Satuan Hertz

Satuan resmi frekuensi adalah Hertz atau Hz.

3. Berkaitan dengan Gelombang

Frekuensi selalu berkaitan dengan gelombang dan gerak periodik.

4. Berbanding Terbalik dengan Periode

Semakin tinggi frekuensi, semakin kecil nilai periodenya.

Contoh Frekuensi dalam Kehidupan Sehari-hari

Frekuensi banyak ditemukan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa contohnya.

1. Radio

Setiap stasiun radio memiliki frekuensi berbeda agar siaran tidak saling bertabrakan.

2. Televisi

Televisi memanfaatkan frekuensi elektromagnetik untuk mengirim suara dan gambar.

3. Smartphone

Ponsel menggunakan frekuensi tertentu untuk menghubungkan komunikasi antar pengguna.

4. WiFi

Internet nirkabel bekerja menggunakan frekuensi tertentu, misalnya 2,4 GHz dan 5 GHz.

5. Alat Musik

Nada tinggi dan rendah pada alat musik dipengaruhi oleh frekuensi bunyi.

6. Teknologi Medis

Peralatan medis seperti USG menggunakan gelombang ultrasonik untuk memeriksa kondisi tubuh.

Faktor yang Memengaruhi Frekuensi

Besarnya frekuensi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Kecepatan Getaran

Semakin cepat getaran berlangsung, semakin besar frekuensinya.

2. Sumber Gelombang

Setiap sumber gelombang menghasilkan frekuensi berbeda.

3. Energi

Pada gelombang tertentu, energi dapat memengaruhi frekuensi yang dihasilkan.

4. Medium Perambatan

Beberapa jenis gelombang dipengaruhi oleh media tempat gelombang merambat.

Manfaat Mempelajari Frekuensi

Memahami frekuensi memberikan banyak manfaat, terutama dalam bidang:

- Teknologi komunikasi
- Elektronika
- Telekomunikasi
- Dunia kesehatan
- Musik
- Teknik mesin
- Fisika modern

Konsep frekuensi menjadi dasar penting dalam perkembangan teknologi digital saat ini.

Frekuensi adalah jumlah getaran atau gelombang yang terjadi setiap detik dan dinyatakan dalam satuan Hertz (Hz). Dalam ilmu fisika, frekuensi berkaitan erat dengan gelombang, bunyi, dan gerak periodik.

Frekuensi memiliki hubungan berbanding terbalik dengan periode. Semakin tinggi frekuensi, semakin kecil periodenya. Selain itu, frekuensi juga dibedakan menjadi beberapa jenis seperti frekuensi radio dan frekuensi audio yang banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan frekuensi dapat ditemukan pada radio, televisi, internet, smartphone, hingga teknologi kesehatan seperti USG. Dengan memahami konsep frekuensi, seseorang akan lebih mudah memahami berbagai materi fisika dan teknologi modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Penulis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU