Ilustrasi perubahan kimia. (freepik)
INDOZONE.ID - Ilmu kimia sering kali dianggap sebagai pelajaran yang rumit karena berkaitan dengan rumus, reaksi, dan istilah ilmiah yang sulit dipahami.
Tanpa disadari, manusia berinteraksi dengan berbagai proses kimia setiap hari, mulai dari memasak makanan, menyalakan kompor, hingga melihat besi yang berkarat.
Artikel ini akan membahas secara lengkap perubahan kimia beserta perbedaannya dengan perubahan fisika agar konsep dasar kimia dapat dipahami dengan lebih mudah.
Baca juga: Ini Reaksi Kimia yang Bikin Kamu Nangis Waktu Potong Bawang
Perubahan kimia adalah, proses perubahan suatu zat yang menghasilkan zat baru dengan komposisi dan sifat kimia yang berbeda dari zat asalnya.
Perubahan ini melibatkan reaksi kimia, yang menyebabkan susunan molekul atau atom dalam suatu zat berubah secara permanen.
Dalam perubahan kimia, zat awal yang disebut reaktan akan bereaksi dan menghasilkan produk berupa zat baru.
Zat hasil perubahan ini, tidak dapat kembali ke bentuk semula dengan cara sederhana. Oleh karena itu, perubahan kimia umumnya bersifat tidak dapat balik (irreversible).
Perubahan kimia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti suhu, tekanan, konsentrasi zat, keberadaan katalis, cahaya, pH, hingga struktur molekul zat yang bereaksi.
Karena faktor-faktor tersebut, perubahan kimia bisa berlangsung cepat maupun lambat, serta terjadi secara alami maupun melalui campur tangan manusia.
Baca juga: Baru Selesai Fisika, Guru Kimia Udah Datang! Netizen: Kasih Napas Dulu, Bu!
Perubahan kimia memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan manusia. Tanpa adanya perubahan kimia, berbagai proses biologis dan aktivitas manusia tidak akan berjalan dengan baik.
Proses pencernaan makanan, fotosintesis pada tumbuhan, fermentasi makanan, hingga pembakaran bahan bakar semuanya merupakan contoh perubahan kimia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis