INDOZONE.ID - Kader Posyandu punya peran penting dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat. Mereka membantu menimbang balita, mencatat hasil pemeriksaan, memberikan penyuluhan, serta melayani ibu hamil dan lansia.
Meski bukan tenaga kesehatan, kader Posyandu tetap perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar. Bekal ini membantu mereka menjalankan tugas dengan baik serta memberikan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Kesehatan RI terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer.
Salah satunya dengan memperkuat kemampuan kader Posyandu melalui 5 keterampilan dasar yang perlu dikuasai.
Baca juga: Mona Ratuliu: Ilmu dari Posyandu Bisa Cegah Anak Konsumsi Makanan Tidak Sehat
5 Keterampilan Kader Posyandu yang Wajib Dikuasai
Lalu, apa saja 25 keterampilan yang wajib dikuasai? Simak ulasannya berikut ini.
1. Keterampilan Dasar dalam Pengelolaan Posyandu
- Menjelaskan paket layanan Posyandu yang diberikan untuk setiap tahapan siklus kehidupan.
- Melakukan pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu dengan benar.
- Melaksanakan kunjungan rumah sebagai bentuk pemantauan dan pendampingan.
- Menerapkan komunikasi yang baik dan efektif saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
2. Keterampilan Dasar Pelayanan Bayi dan Balita
- Menjelaskan cara penggunaan Buku KIA pada bagian kesehatan bayi dan balita.
- Memberikan penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif serta MPASI yang kaya protein hewani sesuai usia anak.
- Melakukan penimbangan berat badan serta mengukur panjang atau tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas balita.
- Menjelaskan hasil pengukuran pertumbuhan, baik yang normal maupun kurang, beserta tindak lanjut yang perlu dilakukan.
- Memberikan edukasi mengenai stimulasi tumbuh kembang, manfaat vitamin A, dan pemberian obat cacing sesuai usia.
- Menjelaskan pentingnya imunisasi rutin lengkap serta pencegahan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), seperti hepatitis, difteri, campak, rubela, dan diare.
- Menjelaskan tanda-tanda bahaya pada bayi dan balita yang perlu segera mendapatkan penanganan medis.
3. Keterampilan Dasar Pelayanan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
- Menjelaskan penggunaan Buku KIA pada bagian ibu hamil, persalinan, dan nifas.
- Memberikan penyuluhan mengenai pedoman Isi Piringku untuk ibu hamil dan ibu menyusui.
- Menjelaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan selama masa kehamilan dan setelah melahirkan.
- Memberikan pemahaman bahwa ibu hamil perlu memantau berat badan, lingkar lengan atas, dan tekanan darah menggunakan kurva pada Buku KIA.
- Menjelaskan anjuran mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) setiap hari selama masa kehamilan.
- Menjelaskan tanda bahaya pada ibu hamil maupun ibu nifas yang perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.
4. Keterampilan Dasar Pelayanan Usia Sekolah dan Remaja
- Memberikan penyuluhan mengenai pedoman Isi Piringku serta pentingnya melakukan aktivitas fisik secara rutin.
- Menjelaskan program pencegahan anemia, termasuk konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan skrining hemoglobin (Hb) bagi remaja putri.
- Memberikan edukasi tentang bahaya merokok, penyalahgunaan NAPZA, serta risiko kehamilan pada usia remaja.
5. Keterampilan Dasar Pelayanan Usia Dewasa dan Lansia
- Memberikan penyuluhan mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), meliputi pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
- Menjelaskan berbagai penyakit yang sering terjadi pada usia dewasa dan lansia, seperti obesitas, hipertensi, diabetes, stroke, kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), tuberkulosis (TBC), diare, gangguan kesehatan jiwa, dan masalah geriatri.
- Melakukan deteksi dini pada usia dewasa dan lansia melalui pengukuran lingkar perut dan tekanan darah untuk mengetahui risiko obesitas maupun hipertensi.
- Melakukan skrining awal menggunakan kuesioner untuk mendeteksi risiko PPOK, TBC, diabetes, gangguan kesehatan jiwa, serta masalah geriatri.
Baca juga: Wajib Tahu! Fungsi Penting Dilakukannya Kegiatan Posyandu
Itulah 5 keterampilan kader Posyandu yang wajib dikuasai. Dengan menguasai berbagai keterampilan tersebut, kader bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ayosehat.kemkes.go.id