INDOZONE.ID - Penyakit cacar api atau herpes zoster tidak hanya menimbulkan ruam dan nyeri pada kulit. Bagi penderita penyakit jantung, infeksi ini juga dapat meningkatkan risiko komplikasi hingga memperburuk kondisi jantung.
Hal tersebut disampaikan dr. Sidhi Laksono, Konsultan Kardiologi Intervensi di Siloam Heart Hospital Depok, dalam talkshow bertajuk "Cacar Api dan Risiko Penyakit Jantung", Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, ketika tubuh harus melawan infeksi lain seperti cacar api, kerja jantung menjadi lebih berat, terutama pada pasien yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung.
Baca juga: Anak Mendadak Sakit Perut dan Demam? Waspadai Radang Kelenjar Getah Bening Mesenterika
"Jadi pasien-pasien jantung yang mengalami cacar api, nanti dia bisa memperparah kondisi di jantungnya," ungkap dr. SIdhi.
dr. Sidhi menjelaskan, beban kerja jantung akan meningkat saat tubuh mengalami infeksi. Kondisi tersebut diibaratkan seperti seseorang yang sedang berlari, di mana jantung harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Karena itu, berbagai organisasi kardiologi internasional merekomendasikan vaksinasi bagi orang dewasa, terutama mereka yang mengalami gagal jantung.
Baca juga: Enggak Nyangka! Ternyata Serat Juga Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga Depresi
Selain vaksin cacar api, terdapat beberapa vaksin lain yang juga dianjurkan yaitu vaksin pneumokokus, respiratory syncytial virus (RSV), COVID-19, dan influenza.
dr. Sidhi mengatakan, orang yang masih muda memang memiliki risiko komplikasi jantung yang lebih rendah ketika terkena cacar api. Namun, vaksinasi tetap dianjurkan sebagai upaya pencegahan, terutama seiring bertambahnya usia dan munculnya faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, maupun diabetes.
Ia juga menjelaskan bahwa virus penyebab cacar api dapat tetap berada di dalam jaringan saraf setelah seseorang pernah mengalami cacar air.
Virus tersebut bisa kembali aktif di kemudian hari sehingga seseorang berisiko mengalami cacar api lebih dari satu kali.
Baca juga: 7 Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol
"Jadi pada dasarnya kalau udah kena cacar, ya kan orang bilang, wah gak bakal kena lagi. Tapi bisa aja kena lagi," ujar dr. Sidhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung