Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 05 JULI 2026 • 11:15 WIB

Enggak Nyangka! Ternyata Serat Juga Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga Depresi

 Enggak Nyangka! Ternyata Serat Juga Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga DepresiIlustrasi makan berserat (Pexels/Buenosia Carol)

INDOZONE.ID – Serat selama ini dikenal sebagai nutrisi penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan, ternyata serat punya banyak manfaat lain bagi kesehatan tubuh. 

Pola makan tinggi serat, ternyata juga berpotensi membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, yang sering muncul seiring bertambahnya usia, termasuk depresi, demensia, hingga hipertensi. 

Serat merupakan komponen makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh. Sehingga, serat membantu memperlancar pergerakan usus, dan bikin manusia jadi rutin buang air besar. 

Rupanya, suatu penelitian yang dipublikasikan dalam The Journals of Gerontology, Series A: Biological Sciences and Medical Sciences menemukan, orang yang mengonsumsi lebih banyak serat dari sereal, roti gandum, dan buah-buahan, memiliki risiko lebih rendah jatuh penyakit, serta disabilitas yang berkaitan dengan penuaan. 

Baca juga: Protein atau Serat Saat Sarapan? Ini yang Lebih Ampuh Buat Diet!

Serat Berperan Penting dalam Proses Penuaan yang Sehat 

Dikutip dari Medical Daily, dalam penelitian tersebut, para ilmuwan membandingkan pengaruh berbagai faktor pola makan, seperti total asupan karbohidrat, indeks glikemik, beban glikemik, konsumsi gula, dan asupan serat terhadap proses penuaan. 

Hasilnya menunjukkan, serat memberikan pengaruh paling besar terhadap peluang seseorang menjalani masa tua yang lebih sehat. 

Associate Professor Bamini Gopinath menjelaskan, dari seluruh variabel yang dianalisis, asupan serat memiliki hubungan paling kuat dengan keberhasilan penuaan. 

Enggak Nyangka! Ternyata Serat Juga Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga DepresiJagung makanan berserat tinggi (pexels/@neo8iam)

Menurutnya, peserta yang memiliki konsumsi serat paling tinggi, memiliki peluang hampir 80 persen lebih besar untuk menikmati hidup yang panjang, dan sehat selama masa pemantauan 10 tahun, dibandingkan mereka yang mengonsumsi serat lebih sedikit. 

Kelompok dengan konsumsi serat tinggi, juga tercatat memiliki risiko lebih rendah mengalami: 

  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Diabetes.
  • Demensia.
  • Depresi.
  • Disabilitas atau penurunan kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Dua Jenis Serat yang Sama-sama Penting 

Secara umum, serat makanan terbagi menjadi dua jenis, yaitu serat larut dan serat tidak larut. 

Serat larut dapat bercampur dengan air dan membentuk gel di dalam saluran pencernaan. Jenis serat ini diketahui membantu menurunkan kadar kolesterol, serta menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Sumbernya antara lain: 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Enggak Nyangka! Ternyata Serat Juga Bisa Turunkan Risiko Demensia hingga Depresi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!