INDOZONE.ID - Pernahkah Anda mencoba menerjemahkan sebuah kalimat bahasa Inggris kata per kata, namun maknanya malah menjadi aneh dan tidak masuk akal? Misalnya, kata “give” berarti memberi, dan “up” berarti atas. Namun, mengapa saat digabung menjadi “give up” maknanya berubah total menjadi menyerah? Fenomena unik inilah yang dalam tata bahasa Inggris dikenal dengan istilah Phrasal Verbs.
Bagi Anda yang ingin berbicara atau menulis bahasa Inggris dengan gaya yang lebih natural layaknya native speaker, menguasai materi ini adalah sebuah keharusan. Pasalnya, phrasal verbs sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, film, lirik lagu, hingga pesan teks informal.
Agar Anda tidak lagi bingung saat menemukan kombinasi kata kerja ini, mari kita bedah secara mendalam pengertian, struktur, jenis, hingga contoh phrasal verbs beserta terjemahannya!
Baca juga: 5 Contoh Descriptive Text Tentang Hobi dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya
Apa Itu Phrasal Verbs?
Secara definisi, Phrasal Verb adalah frasa yang terdiri dari gabungan verb dengan satu atau dua particle, bisa berupa preposisi/kata depan atau adverb/kata keterangan.
Kombinasi dari kata-kata ini akan menciptakan sebuah unit makna baru yang sering kali benar-benar berbeda dari arti harfiah kata aslinya jika dipisah.
Sebagai contoh, mari kita lihat kata "Turn" (berputar).
- Ditambah partikel "on" menjadi Turn on (Menyalakan).
- Ditambah partikel "off" menjadi Turn off (Mematikan).
- Ditambah partikel "into" menjadi Turn into (Berubah menjadi).
4 Jenis Phrasal Verbs dan Cara Penggunaannya
Menggunakan phrasal verbs tidak boleh sembarangan. Anda harus mengetahui penempatan objek yang tepat. Secara umum, ahli bahasa membaginya ke dalam 4 jenis utama:
1. Transitive Phrasal Verbs (Membutuhkan Objek)
Jenis ini wajib diikuti oleh objek agar kalimatnya memiliki makna yang utuh. Tanpa objek, kalimat akan terasa menggantung. Contoh:
- The university called off the campus tour. (Universitas membatalkan tur kampus tersebut).
Jika Anda hanya bilang "The university called off," kalimat tersebut menjadi salah karena tidak ada objek (apa yang dibatalkan?).
2. Intransitive Phrasal Verbs (Tidak Membutuhkan Objek)
Kebalikan dari jenis pertama, phrasal verb ini sudah memiliki makna utuh dan bisa berdiri sendiri tanpa perlu ditambahkan objek apa pun di belakangnya.
Contoh:
- I woke up early today. (Saya bangun lebih awal hari ini).
- The car suddenly broke down. (Mobil itu tiba-tiba mogok).
Baca juga: 140+ Singkatan Bahasa Inggris dalam Chatting 2026: Arti dan Cara Pakainya
3. Separable Phrasal Verbs (Bisa Dipisahkan)
Pada jenis yang sangat fleksibel ini, Anda bisa meletakkan objek setelah phrasal verb, atau menyisipkannya di tengah-tengah di antara verb dan partikel. Keduanya sama-sama benar.
- She turned off the lights. (Benar)
- She turned the lights off. (Benar)
Aturan Penting (Pengecualian):
Jika objeknya diganti menggunakan kata ganti (Pronoun) seperti it, them, him, her, me, maka objek tersebut wajib diletakkan di tengah!
- She turned it off. (Benar)
- ~~She turned off it.~~ (Salah total)
4. Inseparable Phrasal Verbs (Tidak Bisa Dipisahkan)
Sesuai namanya, Anda dilarang keras memisahkan kata kerja dan partikelnya. Objek, baik berupa kata benda maupun pronoun, harus selalu diletakkan setelah phrasal verb secara utuh. Contoh:
- I am looking for my glasses. (Saya sedang mencari kacamata saya).
- Anda tidak boleh menuliskannya menjadi ~~I am looking my glasses for~~.
Selain 4 jenis di atas, ada pula Phrasal Verbs with Two Particles (tiga kata). Jenis ini selalu bersifat tidak bisa dipisah. Contohnya: Look forward to (menantikan) atau Put up with (mentoleransi/sabar menghadapi).
Kumpulan Phrasal Verbs Sehari-hari Beserta Terjemahan
Untuk memperkaya kosakata Anda, berikut INDOZONE sajikan tabel kurasi phrasal verbs yang paling sering digunakan, lengkap dengan contoh pengaplikasiannya:
| No | Phrasal Verb | Arti / Terjemahan | Contoh Penggunaan dalam Kalimat |
| 1 | Bring up | Membahas / Mengangkat topik | She brought up an interesting topic during the meeting. |
| 2 | Break down | Mogok / Rusak (untuk mesin/kendaraan) | My car suddenly broke down on the way to the office. |
| 3 | Call off | Membatalkan | Due to bad weather, they had to call off the outdoor event. |
| 4 | Catch up | Menyusul / Bertukar kabar (setelah lama tidak bertemu) | |
| 5 | Come across | Menemukan (tanpa sengaja) | I came across your email when I was clearing my inbox. |
| 6 | Drop off | Menurunkan (seseorang/barang di suatu tempat) | Could you drop me off at Mary’s house? |
| 7 | Figure out | Memahami / Memecahkan masalah | We need to figure out how to fix this technical issue. |
| 8 | Find out | Mengetahui / Mencari tahu | She wants to find out the truth about the accident. |
| 9 | Get along | Akur / Memiliki hubungan baik | I get along very well with my new coworkers. |
| 10 | Get rid of | Membuang / Menyingkirkan | Let’s get rid of these old magazines to clean the room. |
| 11 | Give up | Menyerah / Berhenti dari suatu kebiasaan | He finally decided to give up smoking for his health. |
| 12 | Go on | Melanjutkan / Terjadi | The show must go on despite the technical difficulties. |
| 13 | Hang out | Menghabiskan waktu santai / Nongkrong | We like to hang out at the cafe after work. |
| 14 | Look after | Menjaga / Merawat | She always makes sure to look after her younger siblings. |
| 15 | Look forward to | Menantikan (dengan antusias/senang hati) | I look forward to hearing from you soon. |
| 16 | Make up | Berdamai / Mengarang cerita | They argued yesterday, but they made up this morning. |
| 17 | Pass away | Meninggal dunia (ungkapan lebih halus) | His grandfather passed away last night. |
| 18 | Put off | Menunda | They decided to put off the meeting until next week. |
| 19 | Run out of | Kehabisan sesuatu (barang/waktu) | We’ve run out of milk, so I need to go to the store. |
| 20 | Set up | Mendirikan / Mengatur / Mempersiapkan | They are planning to set up a new business in town. |
| 21 | Show up | Muncul / Datang menampakkan diri | He didn't show up at the party last night. |
| 22 | Take off | Lepas landas / Melepas baju | The plane is about to take off in a few minutes. |
| 23 | Throw away | Membuang (ke tempat sampah) | Please throw away those empty bottles. |
| 24 | Turn out | Ternyata / Berakhir menjadi | The movie turned out to be much better than I expected. |
| 25 | Work out | Berolahraga / Berhasil menyelesaikan masalah | I work out at the local gym three times a week. |
Baca juga: Cause and Effect: Definisi, Rumus, Kata Penghubung, dan Contoh Kalimatnya
Frequently Asked Questions (FAQ) Seputar Phrasal Verbs
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pembelajar bahasa Inggris terkait materi ini:
1. Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan Phrasal Verbs?
Phrasal verbs sangat lazim digunakan dalam ragam percakapan santai, penulisan informal email ke teman, chat media sosial, serta dalam karya fiksi/novel. Menggunakannya akan membuat bahasa Inggris Anda terdengar lebih luwes, tidak kaku, dan penuh ekspresi.
2. Bolehkah menggunakan Phrasal Verbs untuk penulisan akademik atau formal?
Sebaiknya dihindari. Dalam penulisan jurnal, esai ilmiah, atau surat bisnis resmi, disarankan untuk menggunakan satu kata kerja formal. Misalnya, daripada menggunakan "set up", lebih baik gunakan "establish". Daripada menggunakan "give up", gunakan "surrender". Daripada "find out", gunakan "discover".
3. Bagaimana cara membedakan mana Phrasal Verb yang Separable dan Inseparable?
Sayangnya, tidak ada aturan baku atau rumus ajaib untuk membedakan keduanya hanya dari melihat bentuk katanya. Cara satu-satunya adalah dengan menghafal pola penggunaannya melalui kebiasaan membaca, mendengarkan percakapan native speaker, dan sering mengecek kamus yang biasanya memberikan tanda khusus jika sebuah phrasal verb bisa dipisah.
Tips Mudah Menghafal Phrasal Verbs
- Jangan Dihafal Acak
Kelompokkan phrasal verb berdasarkan topik, misal: phrasal verb khusus pekerjaan, khusus bepergian, atau khusus aktivitas pagi. - Berhenti Menerjemahkan Kata per Kata
Terimalah bahwa kombinasi ini adalah satu frasa utuh. Menerjemahkannya secara harfiah hanya akan membuat Anda kebingungan. - Praktek Langsung
Setiap kali menemukan phrasal verb baru di film atau lagu, segera buat 2-3 kalimat versi Anda sendiri.
Dengan pemahaman struktur dan jenis yang tepat, Anda kini selangkah lebih maju untuk menguasai bahasa Inggris dengan natural. Selamat berlatih!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber