Ilustrasi. Guru bahasa Inggris perempuan sedang mengajar secara daring. (freepik/magnific.com)
INDOZONE.ID - Bagi Anda yang sedang belajar grammar bahasa Inggris, istilah tense tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Ketika mendengar kata tersebut, sebagian besar orang akan langsung memikirkan pola seperti simple present tense, simple past tense, atau present continuous tense. Namun, tahukah Anda bahwa ada konsep lain yang sama pentingnya, yaitu aspect?
Di dunia linguistik, pemahaman mengenai perbedaan tense dan aspect sangat krusial. Keduanya merupakan sifat dari kata kerja yang berhubungan dengan waktu, tetapi mempengaruhi makna kalimat dengan cara yang sama sekali berbeda.
Agar Anda tidak lagi keliru dan dapat mengungguli pemahaman tata bahasa dasar, mari kita bedah secara mendalam pengertian, kategori, hingga tabel perbedaan antara tense dan aspect!
Baca juga: Panduan Membuat Kalimat Recommendation dalam Bahasa Inggris
Secara harfiah, tense merujuk pada lokasi suatu peristiwa atau kejadian di dalam waktu. Fungsi utamanya adalah untuk menunjukkan kapan sebuah situasi terjadi, relatif terhadap waktu saat pembicara sedang berbicara.
Fakta menariknya, meskipun buku-buku tata bahasa di Indonesia sering mengajarkan adanya 16 tenses, para ahli linguistik terapan menegaskan bahwa bahasa Inggris secara ketat hanya memiliki dua tense murni: Present Tense dan Past Tense.
Perbedaan antara present dan past tense ditandai oleh perubahan morfologis pada kata kerja dasar itu sendiri, tanpa memerlukan kata kerja bantu tambahan.
Contoh: Perubahan kata kerja dari talk (Present) menjadi talked (Past), atau speak (Present) menjadi spoke (Past).
Bagaimana dengan Future Tense? Berbeda dengan beberapa bahasa lain, bahasa Inggris sebenarnya tidak memiliki future tense murni. Periode waktu di masa depan diekspresikan menggunakan bantuan modal auxiliary seperti will dan shall, atau menggunakan bentuk present tense.
Meskipun tense erat kaitannya dengan waktu, hubungannya tidak selalu mutlak. Misalnya, berita utama koran sering menggunakan present tense untuk mendeskripsikan kejadian lampau, seperti "Earthquake kills 200". Penggunaan present tense di sini bertujuan agar peristiwa tersebut terdengar lebih dekat dan memiliki nilai berita yang tinggi.
Jika tense memberi tahu kita when sebuah situasi terjadi, maka aspect memberi tahu kita how situasi tersebut terjadi atau bagaimana situasi itu dipandang oleh pembicara. Aspect menggambarkan pandangan terhadap suatu tindakan berdasarkan durasi, frekuensi, atau kelengkapannya.
Terdapat tiga kategori aspect utama dalam bahasa Inggris, yang sering kali digabungkan menjadi empat bentuk umum:
Baca juga: Perbedaan While dan Meanwhile dalam Bahasa Inggris
Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut adalah ringkasan perbedaan utama antara keduanya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber