INDOZONE.ID - Pada Sabtu (22/6/2024) pagi waktu Arab Saudi, dunia kehilangan seorang penjaga dan pemegang kunci Kabah yang dihormati, Dr. Saleh bin Zain Al Abidin, yang juga dikenal dengan nama Syekh Saleh Al Shaibi.
Kepergiannya membawa duka mendalam bagi umat Islam, terutama bagi keluarga dan kerabatnya yang sudah lama menjaga kehormatan Ka'bah.
Baca Juga: Info Loker KAI 2024: Lengkap Mulai Jadwal, Syarat, Hingga Cara Daftarnya!
Kehidupan dan Pengabdian Syekh Saleh Al Shaibi
Syekh Saleh Al Shaibi lahir dari keluarga Al Shaibi yang telah lama diamanahkan untuk menjaga Ka'bah. Dalam sejarah, tanggung jawab ini diberikan langsung oleh Rasulullah SAW setelah peristiwa Fathu Makkah (penaklukan Makkah) pada tahun ke-8 Hijriah. Rasulullah SAW menyerahkan kunci Ka'bah kepada Uthman Ibn Abi Talha dan memerintahkan agar kehormatan itu selamanya tetap ada di keluarga ini.
Syekh Saleh Al Shaibi menjadi penjaga Ka'bah ke-77 dari keluarga Al Shaibi, dan penjaga ke-109 dalam garis keturunan Utsman bin Talha, sahabat Nabi Muhammad SAW. Amanah ini diwariskan kepadanya pada tahun 2013 setelah pamannya, Abdulqader Taha al-Shaibi, meninggal dunia.
Baca Juga: Rangkaian Acara HUT Ke-497 Jakarta: Dari Upacara hingga Jakarnaval di Monas
Peran dan Tanggung Jawab
Sebagai penjaga Ka'bah, tugas Syekh Saleh Al Shaibi termasuk membuka dan menutup pintu Ka'bah pada waktu-waktu tertentu, membersihkan dan mencuci Ka'bah, memperbaiki kiswah (penutup Ka'bah), menerima tamu-tamu kehormatan, serta menangani semua tugas terkait lainnya.
Koordinasi dengan Pengadilan Kerajaan, Kementerian Dalam Negeri, dan Pasukan Darurat juga menjadi bagian dari tanggung jawabnya, terutama ketika ada tamu negara yang ingin masuk ke dalam Ka'bah.
Baca Juga: Cantiknya Lumba-lumba Pink Muncul di NC Coast Amerika Serikat, Ternyata Berasal dari Hongkong!
Pendidikan dan Karir Akademis
Selain peran terhormatnya sebagai penjaga Ka'bah, Syekh Saleh Al Shaibi juga dikenal sebagai sosok terpelajar. Ia meraih gelar doktor dalam studi Islam dan menulis beberapa buku tentang agama dan sejarah, memberikan kontribusi besar terhadap komunitas spiritual dan ilmiah.
Syekh Saleh Al Shaibi juga seorang akademisi dan dosen di Universitas Umm Al-Qura, di mana ia mengetuai Departemen Akidah selama lebih dari dua dekade. Pendekatan ilmiah dan kecintaannya pada pengetahuan membuatnya dihormati di kalangan akademisi.
Baca Juga: Viral Penemuan Janin pada Sapi Kurban, Auto Bikin Geger di Pekanbaru!
Kesehatan dan Kepergiannya
Syekh Saleh Al Shaibi telah menderita sakit sejak lama. Meskipun kondisinya semakin memburuk, ia tetap sabar dan tabah. Jenazahnya disalatkan di Masjidil Haram setelah Subuh pada hari ia meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman Al Mu'alla, Makkah.
Dilansir dari Arab News, Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman juga turut menyampaikan duka cita mereka. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat turut meringankan beban duka keluarga besar Al Shaibi.
Putra Syekh Saleh Al Shaibi, Abdulrahman Saleh Al Shaibi, mengungkapkan bahwa kepergian ayahnya adalah salah satu momen tersulit dan paling menyedihkan dalam hidupnya. Namun, keluarga tetap menerima takdir yang telah digariskan Allah.
Sepupu Syekh Saleh Al Shaibi, Nizar Al-Shaibi, menyatakan bahwa hari kepergian saudaranya merupakan hari yang paling menyedihkan bagi keluarga besar Al Shaibi. Namun, curahan cinta, solidaritas, dan dukungan dari seluruh masyarakat turut meringankan beban mereka.
Baca Juga: Keutamaan Berdoa di Hari Tasyrik Idul Adha: Waktu yang Mustajab untuk Memohon Hajat
Masa Depan Perwalian
Menurut putra Syekh Saleh Al Shaibi, sang ayah sempat mengutarakan keinginannya agar dirinya bisa meneruskan perwalian memegang kunci Ka'bah. Namun, tanggung jawab ini akan diserahkan kepada pamannya, Abdulwahab Al-Shaibi. Abdulrahman telah menjabat sebagai wakil ayahnya dalam perwalian ini selama lima tahun hingga diambil alih oleh sepupunya, Abdulmalik Al-Shaibi.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Wanto Asal Bandar Lampung, Gowes Sepeda Lewati 11 Negara Menuju Tanah Suci Mekkah
Kepergian Syekh Saleh Al Shaibi meninggalkan warisan kehormatan dan pengabdian yang panjang bagi keluarga Al Shaibi. Sebagai penjaga Ka'bah, ia tidak hanya menjaga situs paling suci dalam Islam tetapi juga menginspirasi banyak orang melalui dedikasi, pengetahuan, dan kepemimpinannya. Warisannya akan terus dikenang oleh umat Islam di seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Arab News