Sebagai seorang muslim, kita wajib untuk percaya kekuatan sebuah doa serta percaya bahwa Allah SWT akan menolong dan mengabulkan doa-doa kita.
Rasulullah SAW sendiri pernah mengatakan bahwa sebaik-baiknya senjata orang beriman adalah berdoa. Sehingga tidak ada alasan untuk kita malas berdoa.
Saat kita berdoa, kalimat-kalimat yang kita panjatkan akan pergi menembus langit menuju Arsy Allah SWT dan kembali lagi di waktu yang tepat.
Baca juga: Belajar Hidup Sederhana dari Rasulullah: Kebahagiaan Tak Selalu Tentang Barang Mewah
Nah dalam ajaran Islam, kamu bisa berdoa kapanpun dan sesering mungkin, termasuk di bulan Ramadhan ini.
Namun agar doa semakin diijabah, Rasulullah SAW menyarankan kita untuk berdoa di beberapa waktu terbaik pada bulan Ramadhan ini.
1. Sepertiga malam
Sepertiga malam terakhir adalah waktu paling mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Rasulullah SAW, para sahabat, dan ulama bahkan tak pernah menyia-nyiakan waktu ini.
Meski dilanda ngantuk ataupun cuaca dingin, mereka akan tetap bangun untuk salat tahajud dan memanjatkan doa-doanya kepada Allah SWT. Seperti sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berikut ini:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni,‘” (HR. Bukhari).
2. Saat sahur
Sahur menjadi salah satu sunnah yang penting ketika kita melakukan di bulan Ramadhan.
Selain menjadi tempat mengisi bekal untuk menjalankan ibadah puasa, sahur juga menjadi waktu mustajab untuk berdoa.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)." (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 18).
3. Di waktu azan
Selain menjadi waktu untuk beribadah dan berbuka puasa, azan juga jadi waktu yang paling tepat untuk meminta apapun kebutuhan kita kepada Allah SWT.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang berbunyi:
“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika azan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang,” (HR. Abu Daud).
4. Waktu di antara azan dan iqamah
Ketika azan selesai, bukan berarti waktu mustajab untuk berdoa juga berakhir. Selain saat azan dikumandangkan, kita juga disarankan untuk memanjatkan doa di waktu kosong yang ada di antaranya dan iqamah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Doa di antara azan dan iqamah tidak tertolak,” (HR. Tirmidzi)
5. Ketika sujud
Sujud dalam salat adalah saat kita paling dekat dengan Sang Pencipta. Untuk itulah, Rasulullah SAW meminta kita untuk berdoa ketika sujud, terutama di sujud terakhir. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (HR. Muslim).
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: