Rabu, 11 MEI 2022 • 17:54 WIB

Niat Puasa Rajab Lengkap dengan Tata Cara dan Keutamaannya

Author

Niat puasa Rajab (freepik/jcomp)

Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak puasa Rajab, yakni puasa di bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah.

Hal ini karena bulan Rajab disebut salah satu bulan mulia selain bulan Ramadhan dan di dalamnya terdapat peristiwa Isra' Mi'raj.

Dalam Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya di hari saat Allah Ta'ala menciptakan langit dan bumi, satu tahun ada dua belas bulan. Di situ terdapat empat bulan yang diharamkan atau disucikan Allah. Tiga bulan tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab adalah bulan yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya'ban."

Niat Puasa Rajab

Niat puasa Rajab (freepik/jcomp)

Seperti halnya puasa sunnah lain, puasa Rajab diawali dengan niat (diucapkan langsung ataupun dalam hati) pada malam hari sebelum berpuasa.

Adapun niat puasa Rajab adalah sebagai berikut:

Nawaitu shouma ghodin fii syahri Rajaba sunnatan lillahi ta'aala.

Artinya: "Saya berniat puasa Rajab sunnah pada esok hari karena Allah ta'ala."

Apabila saat malam kamu terlupa membaca niat puasa Rajab, maka dapat membaca niat di bawah ini, pada pagi hari sebelum waktu Dzuhur tiba:

Nawaitu shouma hadzal yaumi'an ada'i sunnati Rajaba lillahi ta'alaa.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah ta'alaa."

Tata Cara Puasa Rajab

Tata cara puasa Rajab (freepik/rawpixel.com)

Puasa Rajab adalah puasa sunnah yang dilakukan selama bulan Rajab. Jumlah hari puasa ini tidak ditentukan.

Tata cara puasa Rajab dapat dilakukan dengan puasa sunnah 1 hari, puasa sunnah 7 hari, puasa sunnah 10 hari, hingga puasa sunnah 15 hari.

Umat Muslim dapat memilih jumlah hari puasa semampunya, karena puasa Rajab ini bersifat sunnah.

"Utsman bin Hakim al-Anshari berkata, 'Saya pernah bertanya kepada Sa'id Ibnu Jubair terkait puasa Rajab dan kami pada waktu itu berada di bulan Rajab. Said menjawab, 'Saya mendengar Ibnu 'Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW berpuasa (berturut-turut) hingga kami menduga Beliau SAW selalu berpuasa, dan Beliau tidak puasa (berturut-turut) sampai kami menduga Beliau tidak puasa," (HR Muslim).

Keutamaan Puasa Rajab

Keutamaan puasa Rajab (freepik/8photo)

Ada beberapa keutamaan menjalankan puasa Rajab, antara lain:

  • Dihidangkan minuman dari air surga.
  • Diampuni segala dosa dengan memperbanyak istighfar.
  • Waktu mustajab untuk berdoa.
  • Mendapat kemuliaan yang istimewa.

Menurut Hadits Riwayat Imam al-Baihaqi dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya di dalam surga itu terdapat sungai yang disebut Rajab. (Sungai Rajab) Lebih putih dari susu, lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Allah kelak memberinya minum dari sungai tersebut."

Keutamaan puasa sunnah Rajab juga dijelaskan dalam Hadits Riwayat At-Thabrani, Rasulullah bersabda:

"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan apabila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya."

Begitu juga diterangkan Hadits Riwayat Hurairah tentang keutamaan puasa Rajab, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya seperti orang yang puasa selama 60 bulan."


Demikianlah penjelasan mengenai niat puasa bulan Rajab beserta tata cara dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU