Minggu, 30 MEI 2021 • 11:40 WIB

Peneliti Ini Kembangkan Teknik Stimulasi Otak Baru, Ini Penjelasannya!

Author

Ilustrasi neuron dalam otak. (photo/Ilustrasi/Pexels/Fiona Art)

Selama studi baru ini, tim multidisiplin di Universitas Washington mengembangkan teknik stimulasi otak baru dengan menggunakan ultrasound terfokus yang mampu menghidupkan dan mematikan jenis neuron tertentu di otak. Ia bahkan dapat dengan tepat kontrol aktivitas motorik tanpa implantasi perangkat bedah. 

Hasil penelitian ini pun dipublikaiskan secara online di jurnal Brain Stimulation. Gangguan neurologis seperti penyakit Parkinson dan epilepsi mempunyai beberapa keberhasilan pengobatan dengan stimulasi otak dalam, tetapi gangguan itu memerlukan implantasi perangkat bedah. 

Tim yang dipimpin Hong Chen, merupakan yang pertama memberi bukti langsung yang menunjukkan aktivasi neuron non-invasif, tip sel spesifikasi di otak. Ini juga merupakan karya pertama tunjukkan bahwa kombinasi ultrasound dapat dnegan kuat mengontrol perilaku dengan merangsang target tertentu jauh di dalam otak. 

"Pekerjaan kami memberikan bukti bahwa genetika sonothermo membangkitkan respons perilaku pada tikus yang bergerak bebas sambil menargetkan situs otak dalam," ungkap Hong Chen.

"Genetika Sonothermo memiliki potensi untuk mengubah pendekatan kami untuk penelitian ilmu saraf dan mengungkap metode baru untuk memahami dan mengobati gangguan otak manusia." lanjutnya.

Pekerjaan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan di lab yang diterbitkan dalam Laporan Ilmiah pada 2016. Cui dan timnya menemukan untuk pertama kalinya bahwa ultrasound saja dapat pengaruhi aktivitas saluran ion dan dapat mengarah pada cara baru non-invasif untuk megontrol aktivitas sel tertentu. 

Karya ini juga dibangun di atas konsep genetika opto, kombinasi ekspresi target saluran ion peka cahaya dan pengiriman cahaya yang tepat untuk merangsang neuron jauh di dalam otak. Sementara genetika opto telah meningkatkan penemuan sirkuit saraf baru, itu terbatas pada kedalaman penetrasi karena hamburan cahaya dan butuh implantasi bedah serat optik.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU