Diabetes melitus (DM) atau penyakit gula termasuk salah satu penyakit mematikan. Diabetes bisa mengakibatkan komplikasi yang menyerang ginjal, jantung bahkan bisa sebabkan kebutaan.
Diabetes melitus ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufiensi fungsi insulin.
Diabetes melitus terbagi menjadi dua jenis, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Dikutip dari laman Mitra Keluarga, diabetes tipe 1 terjadi karena penyakit autoimun yang sebabkan pankreas tidak memproduksi insulin.
Baca Juga: Gawat! Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Diabetes Tertinggi
Penyebab dan Cara Mengobati Diabetes Melitus
Bukan cuma menyerang orang tua, orang di usia muda juga bisa terkena diabetes melitus, lho. Mereka yang kena diabetes melitus di usia muda biasanya disebabkan pola hidup yang tidak sehat.
Misalnya seperti kebanyakan mengonsumsi minuman-minuman manis seperti boba. Selain itu terlalu sering mengonsumsi fast food atau junk food juga mempengaruhi.
Sebagai informasi, diabetes melitus tidak bisa bisa disembuhkan. Jadi, akan lebih baik mencegahnya sejak dini.
Gejala Diabetes Melitus di Usia Muda
Gejala diabetes melitus di usia muda biasanya berkembang secara bertahap dalam hitungan bulan hingga tahunan. Penyakit ini baru terdeteksi lewat medical check up.
Mudah lapar hingga penglihatan kabur menjadi beberapa tandanya. Diabetes tipe 1 atau tipe 2 sebenarnya memiliki ciri-ciri yang hampir sama.
Berikut gejala diabetes melitus di usia muda:
- Mudah lapar dan haus
- Disfungsi ereksi bagi pria
- Pandangan kabur
- Kekuatan otot melemah
- Menurunnya gairah seksual
- Mudah lelah
- Perubahan suasana hati
- Jumlah urin lebih banyak dari biasanya
- Luka susah kering
Baca juga: 5 Tips Penting Cegah Luka Diabetes, Jangan Abai!
Penyebab Diabetes Melitus
Pada kasus anak muda, diabetes melitus biasanya terjadi karena pola hidup yang tidak sehat atau tidak terkontrol, beberapa di antaranya seperti:
- Kebiasaan merokok
- Obesitas atau kegemukan
- Pola makan yang tidak memiliki nutrisi seimbang; kebanyakan konsumsi makanan berlemak dan mengandung kolestrol
- Jarang olahraga
- Kadar kolestrol tinggi
- Mengidap PCOS (kondisi yang biasa terjadi pada wanita)
- Penderita hipertensi berisiko terkena diabetes
Cara Mengobati Diabetes Melitus
Beberapa orang mungkin mencari cara untuk menyembuhkan diabetes melitus. Kenyataannya, diabetes tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikontrol.
Penanganannya yang salah bisa membuat pasien diabetes dalam bahaya dan berisiko terjadinya kematian. Berikut cara menangani diabetes di usia muda:
1. Suntikan insulin
Untuk penderita diabetes tipe 1, suntikan insulin merupakan obat utama karena tubuh mereka tidak mampu memproduksinya. Berikut 4 insulin yang bisa digunakan oleh penderita diabetes:
- Rapid-acting insulin: bekerja 15 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 3-4 jam
- Regular (short-acting) insulin: bekerja 30-60 menit setelah disuntikkan, efeknya bertahan 5-8 jam
- Intermediate-acting insulin: bekerja 1-2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan 14-16 jam
- Long-acting insulin: bekerja 2 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan hingga 24 jam
- Ultra long-acting insulin: bekerja 6 jam setelah disuntikkan, efeknya bertahan sekitar 36 jam
- Insulin campuran: kombinasi antara intermediate-acting insulin dan short-acting insulin
2. Konsumsi obat-obatan tertentu
Untuk mengatur insulin dan mengatasi lonjakan gula darah, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk penderita diabetes tipe 2.
Konsumsi obat ini juga juga dimaksudkan untuk melindungi jantung, ginjal dan hati.
Jadi, kalau kamu sekarang masih sehat meski pola hidupmu tidak sehat, pelan-pelan diubah yuk biar bisa berumur panjang dan lebih produktif lagi.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: