INDOZONE.ID - Setiap wanita hamil pasti pernah mendengar berbagai anjuran dan larangan seputar kehamilan dari teman, keluarga, dan sumber-sumber lainnya.
Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan 12 mitos dan fakta seputar kehamilan yang perlu anda ketahui dengan bantuan dari Dr. Shilla Mariah Yussof, seorang Dokter Spesialis Kandungan.
1. Tidak Boleh Naik Pesawat atau Bepergian Selama Hamil
Mitos dan fakta seputar kehamilan yang pertama adalah ibu hamil dilarang untuk naik pesawat atau bepergian. Meskipun banyak yang mempercayai bahwa perjalanan udara dapat membahayakan janin, Dr. Shilla menjelaskan bahwa janin umumnya terlindungi oleh rahim dan cairan amnionik.
Ibu hamil bahkan dianjurkan untuk tetap aktif saat terbang, dengan beberapa perhatian tertentu seperti menjaga kecukupan cairan dan bergerak secara teratur untuk mencegah pembekuan darah.
2.Tidak Boleh Merenovasi Rumah Sampai Setelah Bayi Lahir
Meskipun ada kepercayaan bahwa renovasi rumah dapat membawa ketidakberuntungan pada bayi yang belum lahir, Dr. Shilla menegaskan bahwa risiko sebenarnya terletak pada paparan debu dan zat kimia berbahaya. Renovasi kecil dengan tindakan pencegahan yang tepat bisa aman, tetapi pembangunan besar yang melibatkan debu dan bahan kimia harus dihindari.
3. Menghindari Bermain dengan Anjing dan Kucing Selama Kehamilan
Dr. Shilla menjelaskan bahwa, dengan beberapa langkah pencegahan, berinteraksi dengan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing biasanya aman selama kehamilan.
Namun, ada beberapa risiko khusus terkait dengan paparan kotoran kucing yang harus diperhatikan, sehingga disarankan bagi ibu hamil untuk menghindari membersihkan kotoran kucing dan mencuci tangan setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan.
4. Boleh Putuskan Sesuka Hati Jumlah Berat Badan Selama Kehamilan
Mitos dan fakta seputar kehamilan yang keempat adalah boleh putuskan sesuka hati jumlah berat badan selama kehamilan Dr. Shilla menjelaskan bahwa kenaikan berat badan yang tepat selama kehamilan penting untuk kesehatan ibu dan bayi.
Kenaikan berlebihan atau kekurangan berat badan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan saat persalinan. Ibu hamil disarankan untuk mematuhi panduan berat badan yang disarankan berdasarkan indeks massa tubuh (BMI) sebelum hamil.
Baca Juga: Hindari 3 Jenis Buah ini Selama Masa Kehamilan, Akibatnya Bisa Fatal!
5. Jangan Mewarnai Rambut Saat Hamil
Meskipun banyak yang percaya bahwa pewarna rambut dapat membahayakan bayi yang sedang dikandung, Dr. Shilla menegaskan bahwa risiko sebenarnya sangat rendah.
Pewarna rambut umumnya aman digunakan selama kehamilan, terutama jika tindakan pencegahan diikuti seperti memilih produk pewarna rambut yang bebas amonia dan memastikan kandungan yang baik saat mewarnai rambut.
6. Tidak Boleh Berolahraga Karena Aktivitasnya Mungkin Menyakiti Bayi
Dr. Shilla menekankan pentingnya olahraga selama kehamilan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Olahraga ringan, seperti berjalan atau yoga prenatal, biasanya aman dilakukan dengan persetujuan dokter. Ibu hamil disarankan untuk memilih olahraga yang tidak terlalu membebani sendi dan tubuh serta menghindari aktivitas yang berisiko tinggi cedera.
7. Tidak Boleh Naik Tangga Selama Trimester Pertama Kehamilan
Mitos dan fakta seputar kehamilan yang ketujuh adalah tidak diperbolehkan untuk naik tanga selama trisemester pertama kehamilan. Naik tangga umumnya dianggap aman selama kehamilan dan dapat menjadi bagian dari rutinitas latihan ringan ibu hamil.
Namun, ibu hamil perlu memperhatikan tubuh mereka dan menghindari aktivitas yang terlalu melelahkan. Jika ibu hamil mengalami ketidaknyamanan atau kelelahan saat menggunakan tangga, disarankan untuk mencari alternatif lain atau beristirahat sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Bumil Wajib Tau, Hindari 8 Makanan ini Selama Masa Kehamilan!
8. Tidak Boleh Konsumsi Makanan Laut
Dr. Shilla menjelaskan bahwa makanan laut yang dimasak dengan baik biasanya aman untuk dikonsumsi selama kehamilan, tetapi makanan laut mentah seperti sushi sebaiknya dihindari karena risiko infeksi. Ibu hamil disarankan untuk memilih ikan yang rendah kandungan merkuri dan membatasi konsumsi ikan predator besar.
9. Tidak Boleh Mengonsumsi Kafein Saat Hamil
Mitos dan fakta seputar kehamilan yang kesembilan adalah tidak boleh mengonsumsi kafein saat hamil sama sekali. Meskipun konsumsi kafein harus dibatasi selama kehamilan, Dr. Shilla menjelaskan bahwa secangkir atau dua kopi sehari umumnya dianggap aman.
Namun, konsumsi kafein berlebihan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti keguguran, persalinan prematur, dan berat badan bayi yang rendah. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil untuk membatasi konsumsi kafein dan memilih sumber kafein yang sehat seperti teh hijau atau jus buah.
10. Jika Saya Sehat, Saya Tidak Akan Mengalami Komplikasi Selama Kehamilan
Dr. Shilla menjelaskan bahwa meskipun gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko beberapa komplikasi kehamilan, beberapa kondisi dapat terjadi secara tak terduga, sehingga penting untuk mendapatkan perawatan prenatal yang teratur.
Langkah-langkah seperti menjaga berat badan yang sehat, makan makanan bergizi, dan menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol dapat membantu mengurangi risiko komplikasi, tetapi tidak menjamin bahwa ibu hamil tidak akan mengalami masalah selama kehamilan.
11. Persalinan Normal Selalu Lebih Baik untuk Ibu dan Bayi Daripada Operasi Caesar
Mitos dan fakta seputar kehamilan yang terakhir dan yang paling umum adalah persalinan normal selalu lebih baik untuk ibu dan bayi daripada operasi caesar. Meskipun persalinan normal sering dianggap memiliki manfaat tertentu, Dr. Shilla menekankan bahwa setiap metode persalinan memiliki risiko dan manfaatnya sendiri.
Keputusan tentang metode persalinan harus didasarkan pada kondisi kesehatan ibu dan bayi, serta faktor-faktor lain seperti riwayat medis, preferensi pasien, dan rekomendasi medis. Baik persalinan vaginal maupun operasi caesar dapat menjadi pilihan yang aman tergantung pada situasi individual ibu hamil.
Dengan demikian, selama masa kehamilan, penting untuk memahami fakta dari mitos dan mendapatkan informasi yang akurat. Meskipun banyak mitos yang tersebar, konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan dan bidan untuk pedoman yang tepat.
Dengan pengetahuan yang benar dan perawatan yang baik, anda dapat menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan mempersiapkan kedatangan bayi dengan lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cnalifestyle.channelnewsasia.com