Ilustrasi Kolagen(Sumber:X/Por la calle)
INDOZONE.ID - Kolagen sering dijadikan andalan untuk mendapatkan kulit glowing, sendi yang tetap fleksibel, dan pemulihan tubuh yang lebih cepat.
Sayangnya, semakin bertambah usia, produksi kolagen alami dalam tubuh ikut menurun — dan di sinilah suplemen kolagen mulai mencuri perhatian.
Meskipun banyak yang merasakan manfaatnya dan hype-nya tidak main-main, penting untuk ingat satu hal: kolagen bukan suplemen yang sepenuhnya tanpa risiko.
Bagian tubuh yang biasanya bereaksi duluan adalah sistem pencernaan. Beberapa orang melaporkan sensasi tidak nyaman seperti:
Baca juga: 9 Manfaat Matcha Bagi Tubuhmu yang Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar
Efek ini bisa muncul baik dari kolagen cair maupun bubuk, karena sampai saat ini belum ada bukti bahwa salah satu bentuknya lebih aman untuk lambung.
Kalau gejalanya muncul dan tubuh mulai “protes”, langkah terbaik adalah berhenti dulu dan konsultasi dengan tenaga medis. Jangan lupa, suplemen tidak diatur seketat obat sehingga respons tubuh bisa berbeda-beda.
Sebagian besar kolagen berasal dari protein hewani seperti ikan, babi, maupun sapi. Karena itu, ada kemungkinan muncul reaksi alergi, misalnya kulit gatal atau muncul ruam, mual, sakit kepala, pembengkakan pada wajah, dan sesak napas atau sulit menelan.
Baca juga: Diabetes, Mother of Diseases: Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki
Kasus alergi berat memang tidak sering terjadi, tapi kolagen dari ikan disebut lebih berisiko memicu reaksi alergi dibandingkan sumber lainnya.
Ada laporan medis sangat jarang di mana konsumsi kolagen berkaitan dengan kondisi serius seperti Stevens-Johnson Syndrome, yang ditandai dengan lepuhan pada kulit, demam tinggi, sampai gangguan organ.
Meskipun risikonya kecil, tetap penting untuk menyadari kemungkinan ini sebagai langkah pencegahan.
Kabar baiknya tubuh kita masih bisa memproduksi kolagen selama mendapat nutrisi yang tepat.
Baca juga: Bukan Cuma Materi, Psikolog Sebut Korban Banjir Sumatra Butuh Dukungan Sosial & Emosional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywellhealth.com