Ilustrasi wanita dengan bekas jerawat. (freepik/user18526052)
INDOZONE.ID - Jerawat muncul satu dua saja kadang sudah cukup bikin bad mood seharian. Karena panik ingin cepat hilang, banyak orang langsung membeli produk skincare dengan benzoyl peroxide tanpa benar-benar tahu efek sampingnya.
Padahal, bahan aktif yang satu ini memang terkenal ampuh melawan jerawat. Tapi kalau dipakai asal-asalan, hasilnya bisa seperti “memadamkan” api pakai bensin. Bukannya kulit makin membaik, wajah justru bisa merah, kering, hingga iritasi parah.
Lalu, apa saja efek samping benzoyl peroxide yang sering dianggap sepele?
Benzoyl peroxide bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat sekaligus membantu mengurangi minyak berlebih di wajah. Itulah kenapa bahan ini sering jadi andalan dalam produk acne treatment.
Masalahnya, tidak semua kulit bisa “berteman” dengan kandungan ini. Buat pemilik kulit sensitif, benzoyl peroxide bisa terasa terlalu keras. Reaksi yang sering muncul biasanya berupa:
Bayangkan kulit seperti tembok pelindung tubuh. Kalau tembok itu terus dihantam bahan aktif terlalu keras, lama-lama bisa retak juga. Saat skin barrier rusak, masalah kulit baru justru bermunculan.
Kalau kamu punya kondisi kulit tertentu seperti eksim atau dermatitis seboroik, penggunaan benzoyl peroxide sebaiknya tidak sembarangan.
Alih-alih mengatasi jerawat, bahan ini justru bisa memperparah peradangan yang sudah ada. Kulit bisa terasa panas, makin merah, dan jauh lebih sensitif dari biasanya.
Karena itu, penting banget mengenali kondisi kulit sendiri sebelum ikut-ikutan tren skincare viral di media sosial.
Ilustrasi jerawat di dahi. (freepik)
Salah satu ekspektasi paling tidak realistis di dunia skincare adalah berharap jerawat kempes hanya dalam semalam.
Faktanya, benzoyl peroxide bukan sulap. Produk dengan kandungan ini biasanya membutuhkan waktu sekitar dua sampai empat bulan untuk menunjukkan hasil maksimal.
Kalau baru pakai seminggu lalu buru-buru bilang produknya gagal, bisa jadi kamu memang kurang sabar.
Kalau jerawat tidak kunjung membaik setelah rutin memakai produk selama dua hingga empat bulan, mungkin sudah waktunya berkonsultasi ke dokter kulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline