Selasa, 07 APRIL 2026 • 14:35 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya Sunscreen Physical vs Chemical yang Wajib Kamu Tahu

Author

Ilustrasi pria menggunakan sunscreen (freepik)

INDOZONE.ID - Memilih sunscreen ternyata nggak sesimpel asal pakai. Banyak orang masih bingung: lebih baik pakai sunscreen physical atau chemical? 

Keduanya memang sama-sama melindungi kulit, tapi cara kerjanya beda banget, lho!

Yuk, kenali perbedaannya supaya kamu nggak salah pilih.

Baca juga: 4 Color Corrector dan Fungsinya yang Wajib Kamu Tahu agar Make Up Flawless

Sunscreen Physical: Pelindung di Permukaan Kulit

Sunscreen physical, yang sering juga disebut mineral sunscreen, bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas kulit. 

Fungsinya seperti “tameng” yang memantulkan sinar UV agar tidak masuk ke kulit.

Jenis ini dikenal mampu memberikan perlindungan luas (broad-spectrum), termasuk dari sinar UVA yang bisa menyebabkan penuaan dini seperti kerutan dan flek hitam.

Menariknya, sunscreen physical juga tetap melindungi dari paparan sinar UV yang masuk lewat jendela. Jadi, meskipun kamu hanya di dalam ruangan, kulit tetap butuh perlindungan.

Baca juga: Bingung Pilih Skin Tint atau Tinted Moisturizer? Ini Perbedaan yang Jarang Diketahui

Biasanya, sunscreen jenis ini mengandung zinc oxide dan titanium dioxide — dua bahan yang sudah terbukti aman dan efektif.

Kelebihan:

  • Langsung bekerja setelah diaplikasikan
  • Cocok untuk kulit sensitif
  • Melindungi dari UVA dan UVB

Baca juga: Dari Sperma Salmon hingga Kotoran Burung, Tren Skincare Aneh yang Ternyata Punya Landasan Sains

Kekurangan:

  • Teksturnya cenderung lebih tebal
  • Susah diratakan
  • Bisa meninggalkan whitecast (bekas putih di kulit)

Tips: Pilih sunscreen mineral dengan tinted zinc agar white cast lebih tersamarkan.

Baca juga: Rambut Kusam dan Gampang Patah? Bisa Jadi Hair Barrier Kamu Rusak! Ini Cara Ampuh Kembalikan Sehatnya

Sunscreen Chemical: Menyerap Sinar UV dari Dalam

Berbeda dengan physical, sunscreen chemical bekerja dengan cara menyerap sinar UV sebelum merusak kulit. 

Ibarat spons, produk ini “menangkap” sinar UV lalu mengubahnya jadi energi panas.

Sunscreen jenis ini biasanya terasa lebih ringan di kulit, mudah diratakan, dan nggak meninggalkan whitecast — makanya jadi favorit banyak orang.

Beberapa kandungan yang sering digunakan antara lain oxybenzone, avobenzone, dan octinoxate.

Baca juga: Konsumsi Kolagen Harus Pagi atau Malam? Banyak yang Masih Salah! Ini Penjelasan Sebenarnya

Kelebihan:

  • Tekstur ringan dan nyaman dipakai
  • Mudah menyerap ke kulit
  • Tidak meninggalkan bekas putih

Kekurangan:

  • Berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif
  • Bisa menimbulkan kemerahan atau reaksi tertentu

Baca juga: Skincare Minimalis Makin Naik Daun! Produk “Satu Bahan Aktif” Lebih Ampuh atau Cuma Tren? Ini Jawabannya

Tips: Kalau kulitmu sensitif atau gampang iritasi, sebaiknya hindari sunscreen chemical.

Jadi, Pilih yang Mana?

Nggak ada jawaban mutlak. Baik sunscreen physical maupun chemical punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Yang terpenting, jangan sampai kamu skip sunscreen! Apapun pilihannya, penggunaan sunscreen secara rutin adalah kunci utama untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. 

Karena pada akhirnya, sunscreen bukan cuma soal gaya, tapi investasi jangka panjang untuk kesehatan kulitmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU