Sosok Ki Anom Suroto, dalang legendaris yang wafat di usia 77 tahun. (Instagram/anomsuroto48)
INDOZONE.ID - Dunia seni dan budaya Jawa tengah berduka. Di mana Ki Anom Suroto, dalang wayang kulit legendaris dari Surakarta ini wafat di usia 77 tahun pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Semasa hidupnya, Ki Anom Suroto telah meninggalkan warisan seni dan filosofi yang tak ternilai harganya.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Ki Anom Suroto dan apa perannya di dunia seni dan budaya Jawa? Simak penjelasannya berikut.
Baca juga: Sebelum Wafat, Hakim Frank Caprio Sempat Kirim Pesan Hangat di Momen HUT ke-80 RI
Sosok Ki Anom Suroto, dalang legendaris yang wafat di usia 77 tahun. (Instagram/anomsuroto48)
Ki Anom Suroto, yang juga bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro, lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada 11 Agustus 1948.
Darah seni mengalir deras dari ayahnya, Ki Sadiyun Harjadarsana, yang juga seorang dalang.
Sosok Ki Anom Suroto, dalang legendaris yang wafat di usia 77 tahun. (Instagram/anomsuroto48)
Ki Anom Suroto dikenal luas sebagai dalang yang membawa gaya (Gagrag) Surakarta khas.
Dengan suaranya yang indah, Ki Anom dijuluki sebagai "Dalam Suara Emas" karena kemampuannya dalam mengolah vokal, termasuk saat menirukan suara wayang dan menyanyikan suluk (lagu pengiring adegan) dengan sangat merdu.
Setiap pementasan Ki Anom tidak hanya menghibur, tetapi selalu menyisipkan pesan moral, etika, dan filosofi Jawa yang mendalam, disampaikan dengan bahasa yang luwes dan mudah diterima penonton segala usia.
Meskipun teguh pada tradisi, Ki Anom juga dikenal berani berinovasi tanpa menghilangkan pakem, membuat wayang kulit tetap relevan dan diminati generasi muda.
Sosok Ki Anom Suroto, dalang legendaris yang wafat di usia 77 tahun. (Instagram/anomsuroto48)
Dedikasi Ki Anom Suroto terhadap wayang kulit tidak terbatas di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: