Ilustrasi Pasangan Bertengkar (Sumber : Freepik)
INDOZONE.ID - Perubahan dalam hubungan bisa muncul karena banyak faktor, dan penyebabnya tidak selalu jelas.
Situasi tersebut bisa merusak kepercayaan, tetapi juga bisa menjadi momen refleksi: apakah saya sudah memperlakukan pasangan dengan benar? Fokus utamanya bukan mencari siapa yang salah, tetapi memahami pola perilaku pribadi dan sikap dalam hubungan.
Psikolog Tatyana Vasilkova menjelaskan kepada AiF tujuh alasan yang paling sering memicu perselingkuhan dalam hubungan.
Perubahan besar sering muncul setelah kelahiran anak. Bila seorang wanita sepenuhnya mengalihkan perhatian dan energinya hanya pada bayi, tanpa menyeimbangkannya, ia tidak sadar menggeser prioritas hubungan. Hierarki sehat dalam keluarga adalah: dirimu sendiri, kemudian pasangan, lalu anak.
Ketika seorang pria merasa ditempatkan di posisi terakhir — tidak diperhatikan, kurang disayang, atau tidak mendapat keintiman — kebutuhan emosionalnya menjadi kosong. Pada titik itu, pertemuan dengan wanita lain yang ramah, perhatian, dan membuatnya merasa dihargai dapat membuka pintu pada perselingkuhan.
Bukan berarti seorang ibu harus mengabaikan anaknya, tetapi penting untuk tidak larut total dalam satu peran. Delegasi, bantuan keluarga, atau waktu jeda beberapa jam bisa menjaga keseimbangan perhatian antara pasangan, diri sendiri, dan anak.
Baca juga: Sanggar Tari Lenggang Dara Borong Piala di Kejuaraan Tingkat Jawa Timur
Bagi perempuan, salah satu pemicu perselingkuhan adalah ketika suami terlalu fokus pada pekerjaan. Jika pria mencurahkan hampir seluruh waktu dan energinya pada bisnis atau karier, istri dapat merasa sendiri dan tidak diperhatikan.
Ketika wanita mulai bekerja, bertemu banyak orang baru, dan menemukan seseorang yang memberikan perhatian atau kekaguman, ia mungkin sulit menolak godaan. Ruang emosional yang kosong di rumah menjadi mudah terisi oleh sosok lain yang hadir secara konsisten.
Perselingkuhan sering terjadi karena kebutuhan emosional atau fisik yang tidak dipenuhi dalam rumah tangga.
Untuk pria:
Pada perempuan, motifnya sama:
Baca juga: Ketika Seni, Alam, dan Desain Bertemu, Pesona Baru Gallery Signature di Kuta Bali
Ketika hal itu tidak tersedia di rumah, peluang untuk mencarinya di luar jadi terbuka. Faktanya, memiliki selingkuhan itu merepotkan, butuh biaya, waktu, dan risiko ketahuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aif.by