INDOZONE.ID - Koleksi sepatu summer dan aksesori bernuansa pantai mulai ramai menjelang pertengahan 2026. Salah satu yang ikut meramaikan tren ini adalah PEDRO lewat acara “PEDRO Summer Escape 2026: The Splash”.
Brand fashion ini membawa koleksi tas, aksesori, sampai item bergaya resort yang dibuat untuk gaya urban santai, tapi tetap rapi dipakai harian.
Koleksi Summer Escape 2026, fokus utama jatuh pada Demi Bag. Tas ini hadir lagi dengan material Grano leather bertekstur pebble yang jadi ciri khas PEDRO.
Desainnya terinspirasi dari suasana beachcombing alias aktivitas menyusuri pantai sambil mencari benda-benda unik di tepian laut.
Nuansa itu terlihat dari pilihan warna lembut seperti sea glass dan bebatuan pantai. Detail anyaman di bagian top handle ditambah decorative beads bikin tampilannya terasa playful tanpa terlihat berlebihan.
Selain Demi Bag, ada juga Demi Pastel Series dengan pilihan warna kuning muda, biru, hijau, ungu, sampai beige.
Varian ungu bahkan dipasangkan dengan Moru Doll Charm eksklusif. Aksesori kecil seperti ini lagi sering muncul di fashion streetwear Asia beberapa tahun terakhir.
Menariknya, tren summer fashion sekarang nggak melulu soal liburan. Banyak item resort-style justru dipakai buat nongkrong di kota, ngantor santai, atau sekadar coffee run sore hari.
Termasuk sepatu summer dengan siluet ringan dan breathable yang mulai banyak dipilih anak muda urban.
Material Ringan
PEDRO mengusung desain ringan, versatile, dan terinspirasi gaya hidup pesisir untuk aktivitas harian masyarakat urban.
PEDRO juga banyak bermain di material breathable. Kulit lembut dipadukan dengan tekstil anyaman bertekstur.
Motif lattice di beberapa tas dan aksesori bikin tampilannya terasa airy dan ringan secara visual.
“Kami hadir untuk menemani setiap individu dalam jangka panjang, menyatukan desain yang timeless dengan kenyamanan yang autentik,” ujar Meilisa Jusuf, Senior Division Head of PEDRO Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan