Jumat, 24 JULI 2026 • 16:00 WIB

Desainer Muda Indonesia Unjuk Gigi di JF3 2026, Kolaborasi dengan Prancis Curi Perhatian

Author

JF3 Fashion Festival (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Industri fashion Indonesia terus mendapat panggung di kancah internasional. Lewat program PINTU yang digagas JF3 Fashion Festival, desainer muda Tanah Air tak hanya mendapat pendampingan untuk mengembangkan karya.

Presiden JF3 Soegianto Nagaria, mengatakan menjelaskan, PINTU menjalankan tiga program utama, yakni PINTU Incubator, PINTU Accelerator, dan PINTU Residency. 

Ketiganya dirancang untuk mendampingi pelaku fashion pada tahap perkembangan yang berbeda, sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Perancis.

“Karya-karya yang akan kita saksikan malam ini merupakan hasil dari proses tersebut. Di balik setiap koleksi mendapat perjalanan belajar, eksplorasi, dialog, serta pendampingan yang melibatkan para desainer, mentor, institusi, dan berbagai pihak dari kedua negara,” ujar Soegianto saat membuka fashion show hari ke-2 JF3 di Mall Kelapa Gading, Jakarta, Kamis 23 Juli 2026.

Baca juga: Poppy Dharsono: Desainer Muda Indonesia Lebih Kreatif, Layak Dapat Beasiswa ke Italia

Ia menambahkan, bagi JF3 panggung malam ini bukan hanya sebuah presentasi. Semua koleksi yang ditampilkan menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan karya, membuka kesempatan, dan mempertemukan dua ekosistem fashion dalam sebuah proses yang saling memperkaya.

Sementara itu, Deputy Cultural Counselor of The French Embassy in Indonesia and Deputy Director of Institut Francais d’Indonesie (IFI) Vincent Degoul menambahkan, memasuki tahun ke-5 kolaborasi telah menyatukan 150 profesional desainer, tenaga pendidik, peneliti, konsultan, jurnalis, pelajar, dan pelajar-pelajar umum dari kedua negara.

“Mereka berkomunikasi tentang ide-ide dan mendorong kolaborasi baru. Tahun lalu, di Borobudur, dua negara kami telah mengucapkan perjanjian mereka terhadap budaya dan warisan, ketika dua pemerintah budaya kami bertemu di Paris dan menunjukkan kepentingan strategis dari industri kultur dan kreatif dalam hubungan bilateral,” paparnya. 

JF3 Fashion Festival (Dok. Istimewa)

Di JF3 Fashion Festival 2026 dua brand, Saul Studio dan Toja House, serta tiga desainer, ALDRIE, ANDREAN NR, dan DACIA yang merupakan peserta PINTU Incubator terpilih memeriahkan fashion show. Mereka menampilkan sederet koleksi 

Dengan pendekatan yang beragam, mulai dari eksplorasi konstruksi dan tailoring, pengembangan aksesori bersama artisan, reinterpretasi tekstil Nusantara, pendekatan genderless, hingga praktik upcycling.

Suasana makin meriah dan tambah lengkap ketika para desainer yang tergabung dalam Future Fashion Designer, mulai Lil Public, Lievia, Azzahra Najmanisa, Arron Bryan, Tashannie Abigail. 

Baca juga: Heboh! Desainer Belgia Klaim Outfit Pinjaman Jisoo BLACKPINK Tak Dikembalikan

JF3 Fashion Festival (Dok. Istimewa)

Penampilan dilanjutkan dengan tiga desainer Prancis lulusan Ecole Duperre Paris, yakni Paul Vidal, Maurine Willebien, Aurelien Voegelin. Mereka mempersembahkan pagelaran fashion show bertajuk L’Entre Deux. 

Aurélien Voegelin membuka presentasi lewat koleksi Beauties yang terdiri dari 10 look. Koleksi ini mengeksplorasi makna kecantikan, hasrat, hingga cara masyarakat memandang tubuh, sekaligus menjadikan fashion sebagai media untuk mengekspresikan identitas.

Selanjutnya hadir koleksi 3088 - the Ear Tag Number of Magali, yang mengangkat kenangan masa kecil, pakaian kerja (workwear), dan sejarah keluarga menjadi busana kontemporer yang sarat makna personal.

Sebagai penutup, Paul Vidal mempersembahkan koleksi Emballez-moi. Terinspirasi dari potret Eropa abad ke-15 dan ke-16, ia memanfaatkan material kemasan sebagai elemen utama untuk menerjemahkan sejarah ke dalam siluet modern. Koleksi ini menjadi refleksi tentang hubungan antara memori, pelestarian, dan transformasi dalam dunia fashion.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU