Ilustrasi seseorang tidur nyenyak atau deep sleep. (Pexels/Andrea Piacquadio)
INDOZONE.ID - Tidur menjadi kebutuhan dasar manusia yang kerap terabaikan. Padahal, kualitas tidur bukan hanya soal merasa segar atau lelah, melainkan berhubungan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Menurut National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat yang dikutip dari Medical Daily, kurang tidur dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi, obesitas, hingga diabetes.
Idealnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur antara tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen di antaranya dihabiskan dalam fase tidur nyenyak atau deep sleep.
Tidur nyenyak merupakan tahap ketiga setelah dua fase tidur ringan. Pada fase ini, otak menghasilkan gelombang lambat yang disebut delta waves. Otot dan mata tidak bergerak, sehingga orang yang berada dalam fase ini sulit untuk dibangunkan.
Deep sleep sangat penting, karena berperan dalam pemulihan tubuh, memperkuat daya ingat, serta menjaga kesehatan otak dan sistem imun.
Baca juga: Hati-hati! Sleep Call Ternyata Berdampak Buruk Terhadap Kualitas Tidur dan Kesehatan Mental
Untuk meningkatkan kualitas tidur nyenyak, langkah utamanya adalah memperbaiki pola tidur secara keseluruhan. Beberapa strategi yang disarankan para ahli di antaranya:
1. Membuat rutinitas tidur
Tidurlah pada jam yang sama setiap malam, termasuk saat akhir pekan atau hari libur. Konsistensi membantu tubuh terbiasa dengan pola tidur sehat.
Ilustrasi agar bisa deep sleep dengan cahaya kamar yang redup. (Pexels/Ivan Oboleninov)
2. Mengurangi konsumsi kafein dan makanan berat di malam hari
Hindari minuman berkafein, paparan cahaya terang, serta makanan berat menjelang tidur. Sebaliknya, lakukan aktivitas menenangkan seperti minum teh herbal atau meditasi.
3. Berolahraga secara teratur
Aktivitas fisik yang teratur, dapat membantu tidur lebih nyenyak, meski sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily