mie instan (freepik @KamranAydinov)
INDOZONE.ID - Mi instan digemari karena rasa dan kepraktisannya. Namun, di balik kenikmatannya, muncul kekhawatiran besar: berapa lama mi instan dicerna?
Benarkah proses cerna mi instan berlangsung jauh lebih lama dibanding makanan biasa?
Data WINA 2023 menunjukkan konsumsi mi instan di Indonesia mencapai 14,26 miliar porsi, menjadikannya konsumen terbesar kedua setelah China.
Tingginya angka ini membuat perhatian pada proses pencernaan mi instan semakin penting bagi kesehatan masyarakat.
Baca juga: Apakah Makan Mi Instan Itu Buruk untuk Kesehatan? Yuk, Kita Kupas Tuntas!
Mi instan dicerna oleh tubuh membutuhkan waktu yang relatif panjang. Penelitian mendalam yang dikutip dari Lifehack oleh Dr. Kuo menggunakan teknologi pil kamera untuk merekam proses pencernaan.
Rekaman memperlihatkan tekstur mi instan tetap utuh setelah dua jam, sedangkan mi buatan rumah (mie segar) sudah mulai terurai pada waktu yang sama.
Mi instan membutuhkan waktu 1-2 hari dalam proses pencernaan secara sempurna dan bisa dikeluarkan menjadi tinja.
mie instant (pixabay @half_rain)
Karena ketahanannya, mi instan membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua hari hingga benar-benar terurai sempurna dan dikeluarkan tubuh.
Durasi pencernaan yang lama ini dapat menimbulkan kekhawatiran jika mi instan dikonsumsi terlalu sering.
Mi instan cenderung sulit dicerna karena mengandung senyawa aditif, terutama TBHQ (Tertiary-butyl hydroquinone).
FDA menjelaskan bahwa TBHQ merupakan bahan pengawet yang sering dipakai dalam berbagai produk olahan. Konsentrasinya tidak boleh melebihi 0,02 persen dari total minyak dan lemak produk.
Baca juga: Ngeri! Ginjal Remaja 18 Tahun Ini Mengeras karena Sering Konsumsi Mi Instan dan Milk Tea
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nutriflakes.id