Ilustrasi nyeri sendi dan tulang. (Ist)
INDOZONE.ID - Menjaga kesehatan sendi dan tulang tidak hanya penting bagi lansia, tetapi juga bagi masyarakat usia produktif. Kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang bergerak, hingga postur tubuh yang kurang tepat saat beraktivitas, dapat meningkatkan risiko munculnya nyeri sendi dan pegal linu yang mengganggu mobilitas.
Pesan tersebut jadi salah satu sorotan dalam kegiatan edukasi kesehatan yang digelar PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) di Jakarta Fair Kemayoran 2026.
Dokter spesialis saraf dr. Lilir Amalini, mengatakan masih banyak orang yang menganggap nyeri sendi hanya berkaitan dengan faktor usia. Padahal, gaya hidup dan aktivitas sehari-hari turut berperan besar terhadap kesehatan sendi.
"Banyak orang menganggap nyeri sendi hanya terjadi karena faktor usia, padahal kenyataannya aktivitas sehari-hari juga memiliki pengaruh yang besar. Kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, membawa beban berat dengan posisi yang kurang tepat, hingga postur tubuh yang buruk saat bekerja dapat memberikan tekanan berulang pada otot dan sendi," jelas dr Lilir Amalini.
Baca juga: Jangan Dianggap Sepele! Nyeri Punggung Kronis Bisa Jadi Gejala Sindrom Sendi Facet, Apa Itu?
Menurutnya, menjaga mobilitas merupakan salah satu kunci agar seseorang tetap dapat menjalani aktivitas secara mandiri dan produktif di berbagai fase kehidupan. Karena itu, menjaga kesehatan sendi sebaiknya dilakukan sejak dini, bukan ketika keluhan sudah muncul.
"Mobilitas yang baik merupakan salah satu kunci agar seseorang dapat tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidupnya. Karena itu, penting untuk mulai membiasakan aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas, serta mengkonsumsi nutrisi yang seimbang. Selain itu, berbagai bahan alami dan herbal juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh," tambahnya.
Brand Ambassador Etawalin, Maia Estianty, saat peluncuran kemasan edisi terbatas juga membagikan pengalamannya dalam menjaga kebugaran di tengah aktivitas yang padat. Ia mengaku sempat merasakan nyeri pada beberapa bagian tubuh akibat mobilitas yang tinggi.
Baca juga: 8 Rekomendasi Obat Nyeri Sendi yang Ampuh dan Mudah Dicari di Apotek, Anti Ngeluh!
"Dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, mulai dari pekerjaan, liburan dan bepergian, menghadiri berbagai kegiatan dan acara, saya sering merasakan nyeri pinggang, nyeri lutut, nyeri tumit, sampai nyeri bahu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari saya. Seiring bertambahnya usia, saya semakin sadar bahwa kesehatan itu harus dijaga dari dalam dan dari luar," katanya.
Maia mengatakan dirinya berusaha menjaga kesehatan dengan mengelola stres, rutin berolahraga, serta menerapkan gaya hidup sehat agar tetap dapat menikmati berbagai aktivitas, termasuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Sementara itu, Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, menilai kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat.
"Kami percaya bahwa kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: