Ilustrasi bayi (Pexels/Daria Shevtsova)
INDOZONE.ID - Penglihatan bayi berkembang secara bertahap, sejak lahir hingga usia dua tahun. Sama seperti kemampuan berjalan dan berbicara, bayi tidak langsung terlahir dengan sistem penglihatan yang matang.
Mereka perlu belajar memfokuskan mata, menggerakkan mata dengan tepat, serta menggunakan kedua mata secara bersamaan, untuk memahami dunia di sekitarnya.
Dikutip dari American Optometric Association, sejak hari pertama kelahiran, mata bayi sudah mulai berperan penting dalam proses tumbuh kembang.
Bahkan, sebelum bayi mampu meraih benda, duduk, atau merangkak, penglihatan sudah menjadi sumber utama stimulasi otak.
Karena itu, gangguan mata dan penglihatan pada bayi, meski jarang terjadi, perlu dikenali sejak dini. Hal itu, agar tidak menghambat perkembangan anak.
Meski tampak tidak ada keluhan, para ahli menyarankan orang tua membawa bayi menjalani pemeriksaan mata menyeluruh pertama pada usia sekitar 6 bulan ke dokter spesialis mata.
Pemeriksaan ini bertujuan menilai kemampuan fokus, pergerakan dan kesejajaran mata, serta mendeteksi kelainan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.
Masalah kesehatan mata pada bayi memang tidak umum. Tapi, jika ditemukan lebih awal, peluang keberhasilan penanganan jauh lebih besar.
Deteksi dini menjadi kunci agar bayi dapat mengembangkan kemampuan visual yang optimal untuk belajar dan berinteraksi.
Perkembangan penglihatan setiap anak bisa berbeda, namun terdapat tonggak umum yang dapat dijadikan acuan.
Ilustrasi penglihatan bayi yang normal. (Freepik)
Pada masa ini, bayi paling mudah melihat objek dengan kontras tinggi dan jarak sekitar 20–25 cm, setara dengan jarak wajah orang tua saat menggendong.
Koordinasi kedua mata belum sempurna, sehingga mata bayi terkadang tampak juling atau bergerak tidak seirama. Kondisi ini umumnya masih normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association