Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 11:20 WIB

Simak Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral, Lebih Baik yang Mana?

Simak Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral, Lebih Baik yang Mana?Ilustrasi Air Mineral dan Air Demineral. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Masih banyak orang yang belum paham tentang jenis air minum, padahal jenisnya bisa berpengaruh pada tubuh.

Di pasaran, air mineral dan air demineral sama-sama mudah ditemui, tapi keduanya punya kandungan yang berbeda.

Perbedaan inilah yang kemudian memengaruhi manfaat hingga dampaknya bagi kesehatan, tergantung pola konsumsi dan kebutuhan tubuh masing-masing orang.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Menstruasi, Langsung Bikin Energi Balik!

Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral

1. Air Mineral Pemasok Kalsium dan Magnesium

Menurut dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, air mineral biasanya diambil dari sumber alami yang memang sudah kaya mineral atau sengaja ditambahkan mineral ke dalamnya.

Air mineral ini mengandung magnesium dan kalsium yang kadarnya bisa empat kali lipat lebih tinggi dari air biasa. 

Magnesium punya peran penting buat jaga kesehatan jantung dan saraf, sedangkan kalsium itu kunci untuk tulang yang kuat.

Selain itu, asupan air mineral diklaim bisa bantu menurunkan berat badan, jaga tekanan darah, sampai membuat kulit makin glowing. Makanya, air ini sering disebut jadi suplemen tambahan untuk metabolisme tubuh.

2. Air Demineral Murni Tanpa Campuran

Di sisi lain, ada air demineral. Sesuai namanya, air ini benar-benar murni atau nggak mengandung mineral sama sekali.

Baca juga: Tanpa Disadari, 4 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Fungsi Paru-paru

Air ini didapat lewat proses pemurnian seperti distilasi (pemisahan zat-zat kimia), deionisasi (menetralisasi ion positif dan negatif), reverse osmosis (pemurnian), atau proses lain yang setara dan aman diminum untuk menghilangkan zat kimia dan logam berat.

Lebih Baik Air Mineral dan Air Demineral?

Dr. Charles Mayo dari Mayo Clinic memiliki pandangan menarik. Beliau menyebut kalau mineral yang dibutuhin tubuh itu sifatnya organik (dari sayur, buah, atau daging).

Sedangkan, mineral di air biasanya anorganik yang malah bikin sel tubuh kerja lebih keras. Jadi, minum air tanpa mineral dianggap bisa bantu detoks jaringan tubuh dari timbunan mineral anorganik yang nggak kepakai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Dokter

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Simak Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral, Lebih Baik yang Mana?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!