Ilustrasi bakteri salmonella (Sumber: GettyImage)
INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah mengalami diare, mual, atau kram perut setelah makan ayam yang kurang matang atau telur setengah matang, ada kemungkinan kamu sedang berurusan dengan Salmonella, bakteri yang sering jadi biang keladi keracunan makanan di seluruh dunia.
Tapi seberapa berbahaya sebenarnya bakteri Salmonella itu? Apa saja dampaknya bagi tubuh? Dan yang paling penting, bagaimana cara mencegahnya supaya kita tidak terkena penyakit yang satu ini? Dalam artikel ini, kita akan bahas semuanya, terutama buat kamu yang suka jajan atau masak sendiri di rumah.
Bakteri Salmonella adalah sekelompok bakteri yang bisa menyebabkan infeksi ketika masuk ke tubuh manusia. Infeksi ini dikenal dengan istilah salmonellosis. Salmonella termasuk salah satu penyebab terbesar penyakit yang ditularkan lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Salmonella hidup di usus hewan dan manusia, dan penyebarannya biasanya melalui makanan atau air yang sudah tercemar oleh bakteri tersebut. Bakteri ini juga bisa menempel di permukaan daging mentah, telur, susu yang tidak dipasteurisasi, serta buah dan sayur yang tidak dicuci bersih.
Baca juga: Mengenal Salmonella, Bakteri Berbahaya yang Bisa Mengancam Jiwa
Kita tidak bisa melihat Salmonella dengan mata telanjang, jadi sering kali kita tidak sadar sudah mengonsumsinya. Cara umum Salmonella masuk ke tubuh antara lain:
Perlu diingat, Salmonella bisa menempel di permukaan makanan yang kelihatannya bersih sekalipun jika sebelumnya tersentuh oleh bakteri ini.
Biasanya, gejala infeksi Salmonella muncul dalam 6 sampai 72 jam setelah bakteri masuk ke tubuh. Kebanyakan orang mengalami beberapa atau semua gejala berikut:
Bagi sebagian orang, gejala tersebut bisa sangat ringan sampai tidak terasa sama sekali. Namun, tetap saja ini bukan sesuatu yang boleh diremehkan.
Kalau kamu sehat, biasanya gejala infeksi Salmonella akan hilang dengan sendirinya dalam 4 sampai 7 hari. Banyak orang bahkan sembuh tanpa harus minum obat apa pun.
Namun, ada beberapa kelompok yang punya risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi serius, seperti:
Jika Salmonella menyebar lebih jauh dari usus ke aliran darah atau organ lain, kondisi ini bisa menjadi bakteremia atau infeksi serius yang memerlukan perawatan medis intensif.
Walau kebanyakan kasus salmonellosis bersifat ringan sampai moderat, dampaknya tetap bisa serius. Berikut ini beberapa hal yang bisa terjadi jika infeksi berkembang lebih dari sekadar sakit perut biasa:
Dehidrasi Berat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Who.int, Cdc.gov